nhk

Yamaha Cup Race 2019 Boyolali: Bebek 2T 116 Cc Open Yang Paling Ramai, Balapan Murah Meriah

Pertarungan pun meriah

ManiakMotor – Jangan ditanyalah kenapa kelas YCR8 (Bebek 110 2Tak Standar Open) masih tetap ramai sekarang? Termasuk di ronde pertama Yamaha Cup Race 2019 Boyolali, Jateng 27 – 20 April 2019. Di sana ada 42 peserta yang mendaftar dan butuh penyisihan.

Hebat nih helmnya NHK

Jawabannya adalah dana. Duit untuk membangun dan terutama perawatannya yang murah meriah, “Item yang dirawat cuma sedikit. Walau sering terjadi pergantian suku cadang, tapi nggak sebanyak 4T. Apalagi seperti kelas 116 cc 2T std yang dulu disebut standar korek, panjang umur spare partnya. Jadi saat ada lomba tinggal daftar,” papar AB Bendol dari ABRT20 yang pembalapnya Tommy Orlando kedua saat race di kelas ini.

Untuk kelas 116 cc STD yang pasti menggunakan Yamaha F1ZR 110 cc ini, memang motor sudah distop pabrikan. Tapi populasinya masih sangat banyak di Indonesia. Peredaran suku cadangnya pun masih disuplai oleh vendor-vendor suku cadang Yamaha.

Kelas paling ramai pesertanya

“Termasuk para pebisnis suku cadang racingnya masih aktif mencetaknya karena di situ ada pasar. Makanya kelas ini kami buka, lantaran animonya,” papar Kadek Suma dari divisi MotorSport Yamaha Indonesia. Suma juga berterima kasih, jumlah starter YCR ronde pertama di Boyolali disumbang dari kelas ini.

Untuk membangun seperti kelas 116 cc STD bervariasi. Menurut Bendol tergantung yang pesan. Tapi nggak habis sampai Rp 30 juta. Itu sudah lengkap alias tinggal gas. Dan hebatnya keawetan suku cadang mesin tadi. Sewaktu-waktu dengan modal terbatas langsung bisa daftar balapan. Paling hanya ban, bahan bakar, ring piston (kalau perlu) yang diganti.

Ikhsan Lala

Pada akhirnya yang menang di kelas paling ramai ini adalah Ikhsan Lala (AIRA YDJ 14 Akai Jaya D2T) dari Jogja. Iksan lolos dari sergapan nama-nama tenar seperti Tommy Orlando, Reynaldi Pradana dan masih banyak lagi yang maaf namnya nggak diketik dalam cerita ini. Kalau mau nonton video-nya di sini.

Menurut tim yang menggunakan Ikhsan, F1ZR-nya disebut baru, lantaran banyak perubahan menyesuaikan dengan bahan bakar. Sebelumnya, porting dan kompresinya biasa dengan Bensol, tapi di YCR wajib dengan Pertmax Plus, “Ini pun nggak banyak makan biaya. Karena fokusnya hanya pada blok silinder dan head. Sekalian ganti kampas kopling,” kata Deddy Huwa, mekanik yang menangani F1ZR-nya Ihksan.

Makanya ramai kan. Raider

BACA JUGA

Hasil Yamaha Cup Race (YCR) Boyolali, Jateng 27 – 28 April 2019

BAGIKAN