nhk

Yamaha Cup Race (YCR) 2014 Padang: Semua Anak Muda Sumbar Boleh Jadi Pembalap

 

 

ManiakMotor – Dua pembalap asli Jawa punya  warna tersendiri di Yamaha Cup Race (YCR) Padang (23-24/8) kali ini. Adalah Hapshoro Rudito dan Tommy Richard Orlando, rider yang dimaksud. Keduanya pun naik podium tertinggi. Hapshoro kampiun di YCR2 atau Bebek Tune-up 110 cc seeded dan Tommy di YCR3 (Bebek 125 cc TU Pemula) dan YCR4 (Bebek 110 cc TU Pemula).

Duet tersebut bergabung dengan Yamaha Suhandi Padang 88 NHK yuang tugasnya membalap di Sumatera. Skill dan daya tarung keduanya  membius ribuan penonton. Wah jangan sebut membius dong, bisa ketiduran tuh seluauh penonton. Mungkin kata yang lebih baik menghibur pasang mata di sirkuit Lanud Tabing, Padang, Sumatera Barat. Penonton ini biasa makan nasi padang loh… hehe

Ada artinya mereka menang, walau bukan pembalap lokal. Toh timnya lokal. “Potensi balap Sumbar tumbuh pesat  boleh diraba dari penjualan Yamaha di Sumbar. Market share yang mencapai 30%.  Hadirnya pembalap dan mekanik Jawa jadi motivasi pemula-pemula berbakat di Sumbar,” bilang Jimmy Gani, Direktur CV. Tjahaja Baru, main-dealer Yamaha Sumbar.

Diiyakan Supriyanto, Manager Motosports Yamaha Indonesia, ”Rider asal Padang itu punya karakter fighting spirit yang tinggi. Mereka cepat merekam teknik dari lawannyai. Nah itu fungsinya pembalap dan mekanik  Jawa di Sumbar. Mereka akan menarik  pembalap lokal ke level nasional,” ujar Supriyanto.

Di Sumbar khusunya Padang, sebelumnya ada Bobby Anasis dan Ivan Nando. Saat ini pembalap-pembalap muda berbakat mulai tampak untuk menggantikan mereka. Misalnya ada Ega Fajar  Nugraha (Yamaha Yamalube SSRT  FDR) dan Aditya Nugraha (Yamaha Yamalube Denas FDR HR AHRS). Ega runner-up MP3 region Sumatera tahun ini.

Ega dan Aditya mengakui, hadirkan pembalap Jawa, mereka punya lawan tanding. Sering dapat lawan berat otomatis keterrampilan akan keluar semua. Bila belum sanggup, ya belajar. “Belajarnya  pada mereka. Ya mungkin teknik di sikruit bisa diikuti. Tapi pola hidup untuk fisik, juga penting yang boleh dipotik dari mereka,” jelas keduanya pada reportel portal ini.

Tampak pada jalannya lomba YCR3 dan YCR4 di event yang diikuti 168 starter itu, “Basis motor sama yang  didominasi karya mekanik Jawa. Tapi kenapa Tommy tak tersentuh. Karena dia punya fisik yang bagus, sehingga bisa membawa mesin dengan benar sesuai racing line,” nilai Tammy Pratama, pembalap IP (Yamaha SND) yang kali ini didaulat jadi instruktur coaching clinic pembalap  Sumbar.

Sumbar saat ini punya tim potensial macam  Yamaha Suhandi Padang 88 NHK, Yamaha Yamalube Denas FDR HR AHRS dan Yamaha Yamalube SSRT FDR. Di antara 3 tim itu, SSRT cukup unik lantaran dikomando AKBP Sugeng Riyadi, SIK, MH, pemilik tim sekaligus Kapolres Sijunjung, Sumbar. Wow!  “Saya dulunya hobi balap, kemudian mendirikan tim karena situasi di Sumbar tengah baik. Sejak 2014 ini kita dipinang pabrikan Yamaha,” kata Sugeng.

Gairah balap yang didominasi anak muda ini memang harus didukung dan diarahkan. Termasuk penggunaan sirkuit Lanud. “Saya pikir tak harus menungu event serupa untuk memakai lintasan ini, asalkan dikoordinasi  bisa saja dipakai latihan rutin,” yakin Letkol (PnB) Fairlanto, selaku Danlanud Tabing.

Boleh juga tuh! Ardel     

BACA JUGA

Hasil Yamaha Cup Race (YCR) Padang, Sumbar, 23 – 24 Agustus 2014

Yamaha Cup Race (YCR) Padang; Banjir Lokal Hero 168 Starter, Gengsi Jagoan Lokal!

Yamaha Cup Race (YCR) 2014 Padang; Balap Urang Awak, Bersilek Di Lintasan Beton!

Yamaha Cup Race (YCR) 2014 Medan: Reza Dominan Di Seeded

BAGIKAN