nhk

Yamaha Cup Race (YCR) 2014 Sentul; Jupiter Z1 Mulai Bisa Ditaklukan Mekanik Lokal

 

ManiakMotor – Sudah ronde ke-3 Yamaha Cup Race (YCR) baru di Sentul Karting, Bogor, Jawa Barat pada Ahad 8 Juni,  Jupiter Z1 Racing dapat angin. Itu artinya, terobosan Yamaha untuk membawa  Z1 menyebar dipakai balapan  sudah mualai kelihatan.

Rheza Denica yang menggunakan Z1 di YCR1 (Bebek 125 Seeded) bisa kedua dan kampiun di Bebek 110 Seeded atau YCR2. Ada lima tim di YCR yang otamatis juga di MotoPrix yang disupport Jupiter Z1 Racing. Urusan pengembangan diserahkan ke tim masing-masing,” ucap Suprianto, Manager Motor Sport Yamaha Indonesia dari pinggir sirkuit Sentul Kecil.

Tahun ini memang masih setengah wajib tim-tim yang diberikan Z1 menggunakannya. Kolo benar-benar wajib, sudah pasti  tim-tim yang diberikan kepercayaan pegang Z1 tersebut dilarang menggukan Jupiter Z versi karbu. Kedua tipe tersebut masih dibebaskan. Berbeda dengan di IndoPrix (IP) seperti tim Yamaha TJM yang kedua pembalapnya pakai Z1.

Maklumlah, Z1 pakai komputer dengan ECU-nya yang baru diperkenalkan tahun lalu lewat mekanik Jepang. Buktinya, ketika para mekanik inti ikut IP dan di waktu bersamaan ada YCR, tak satu pun Z1 yang digunakan. Settingan sebenarnya tak masalah, karena menggunakan FI Diagnostic Tools, itu remote pintar untuk ECU. Tetapi kan perangkat kerasnya harus disesuaikan dengan komponen mekanikal,jelas Mlenthiz, mekanik Yamaha Trijaya FDR tempat Rheza membalap yang telah mulai paham tangani Z1.

Untuk urusan ini pun masih ada satu dua mekanik Yamaha Jepang yang memantau. “Tinggal tergantung mampu atau tidak mekanik Yamaha. Tapi yakin, mereka bisa, karena basisnya sudah ada,” tambah Suprianto yang sejak tahun lalu sudah punya gagasan k mengkloning Z1 Racing di IP ke MP dan YCR.

Kolo urusan joki hanya masalah kebiasaan. Jangankan dari bebek karbu ke injeksi, lha wong dari bebek ke supersports 600 cc mereka harus siap kok.  Kan tujuan YCR untuk mencari bibit ke jenjang yang lebih tinggi. Paling-paling hanya penyesuaian karakter karbu ke injeksi yang menuntut gas lebih halus diputar. Karena aslinya semprotan injeksi memang halus.

Nah, Rheza sudah mulai menyatu dengan injeksi tersebut. Pelintiran gasnya teratur namun cepat.  “Karakter mesin injeksi memang lembut, beda dengan karburator yang bisa langsung betot. Saya pribadi kadang masih keliru memberi masukan kepada mekanik,” jelas Rheza.

Pakde Heru, mekanik Yamaha NHK TDR Yonk Jaya, mengaku akan terus belajar soal injeksi pada Z1. Katanya, mau harus mau ke depan teknologi motor balap Indonesia sudah urusan ECU atau electronic control unit. “Mekanik seperti saya, ya wajib menguasainya,” kata Heru yang injeksi dari timnya digeber Richard Taroreh.

Silakan belajar terus. Ghalib

BACA JUGA

Hasil Yamaha Cup Race (YCR) Sentul, Bogor, Jabar 7 – 8 Juni 2014

Yamaha Cup Race (YCR) 2014 Sentul Seri 3 QTT; YCR1 Karburator, YCR2 Injeksi

Yamaha Cup Race (YCR) 2014 Jelang Sentul Kecil; Kejurnas Mini

Yamaha Cup Race (YCR) 2014 Kediri; Jupiter Z Ervantona Juara YCR2, Z1 Tak Muncul

Yamaha Cup Race (YCR) 2014 Kediri, Agus Setiawan Juara YCR1..!

 

 

BAGIKAN