nhk

Yamaha Cup Race (YCR) 2017 Solo: YCR1, Ilmu Final Gir, MX King Leon Candra ‘King’

YCR Solo 2017-b Arianto

ManiakMotor – Bila di MotorPrix di SBY lalu setelannya untuk trek-trek high speed, kali ini stop and go. Namanya juga trek dadakan  di Stadion Manahan, Solo, Jateng (26/11) yang jadi tempat seri akhir Yamaha Cup Race. Di sana ternyata MX-King MX King korekan Leon Candra (Racetech) juga laju.

MX-King Arianto sedang memimpin

Yang membawanya Arianto Tarzan yang di MP SBY bikin sensai, di YCR ini juga bikin geleng pale lu. Rider yang kampiun MP2 (125 cc) region Kalimantan itu dengan enaknya memainkan MX-King-nya. “Tak ada ubahan hanya setting ulang final gir 14/43 sesuaikan karakter trek stop and go,”buka Rey Ratukore selaku mentor di tim Arianto.

Boleh saja Rey ngomong begitu. Tapi namanya ECU aRacer, sensitif akan perubahan lokasi. Belum lagi final gir berubah 3 mata. Pastilah mapping ulang. Mapping itu kalau di karbu sama dengan menyetel spuyer untuk bahan bakar sekalian udaranya. Itu sudah pasti. Kalau tidak, motor nggak akan terbirit-birit bro.

Arianto yang di tengah

Arianto start dari grid ke-6 dan langsung memimpin dari awal lap hingga finish. Tak tersentuh seperti balapan sendirian di depan. Pembalap Yamaha Cicile Racing Team RRS Powered Racetech itu, kelihatan sangat nyaman. “Ini kemenangan ketiga, banyak belajar dari persaingan Jawa. Motor top performa,” ungkap Arianto yang memastikan musim depan tetap tarung di region Kalimantan.

Kembali pada cerita Rey soal MX King Arianto. Katanya, dengan perubahan gir torsi segera didapat. “Gir ini harus tepat dengan mapping, lantaran menggunakan rasio custom,” tambah  Rey yang akhirnya cerita mapping dan Rey tahun depan didaulat Yamaha sebagai ‘rider development’.  Ardel

BACA JUGA

Hasil Yamaha Cup Race Solo, Jawa Tengah 25 – 26 November 2017

BAGIKAN