nhk

Yamaha Endurance Festival 2018 Sentul: Harap Lanjut 2019, Kompetitif Semua Kelas

ManiakMotor – Yamaha Endurance Festival 2018 sukses dilaksanakan di Sirkuit Sentul, Bogor, Jabar pada Minggu (30 September). Penyelenggaraan ketahanan pertama di tanah air ini, diharapkan lanjut 2019. itu harapan komunitas dan rider profesional. Mereka dapat merasakan kompetisi balap ketahanan.

Juara 1 Open Class 250 cc, Rafid Topan Sucipto (Kiri) & Wilman Hammar (Kanan)

Peserta telah mengerti dan memahami regulasi. Di antaranya penimbangan motor sebelum dan setelah race, teknik start “Le-Mans Style”, manajemen pit stop untuk pengisian bahan bakar dan penggantian pembalap. Disamping itu pula, rider berupaya untuk mengatur kinerja mesin dan ban agar tetap terjaga dalam 1-2 jam waktu tempuh balap.

“Saya mengucapkan terimakasih atas keikutsertaannya komunitas dan rider profesional dalam Yamaha Endurance Festival 2018. Saya berharap event ini dapat terus ditingkatkan dan kembali hadir tahun depan,” tutur Minoru Morimoto selaku Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) saat memberikan closing statement setelah berakhirnya Yamaha Endurance Festival 2018. Pak Morimoto ini juga ikut membalap ketahanan loh. Dia ikut Kelas 150 Com dengan R15. Catatan waktunya 2 menit 6 detik. Luar biasa.

Juara 1 Community 250 cc, Shandy Topan Irawan (Kanan) & Gregy Leona Safari (Kiri)

Didukung omongan M Abidin. Katanya ini pengalaman baru setelah kita melaksanakan Yamaha Sunday Race (YSR) yang masuk tahun ke-4. Saat YSR diajak untuk beradu kecepatan. Sedang endurance berhubungan dengan ketahanan, bagaimana rider untuk menjaga kinerja mesin dan ban bersama daya tahan pembalapnya sendiri.

“Terimakasih untuk teman-teman komunitas dan tim yang terlibat dalam Yamaha Endurance Festival 2018. Banyak hal yang kita peroleh dan pelajari dari penyelenggaraan di tahun pertama ini. Nantinya akan terus kita tingkatkan lebih baik di tahun mendatang,” tukas M Abidin yang GM After Sales & Motor Sports PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) tersebut.

Menarik tim-tim komunitas ikut berkompetisi di Open Class 250 cc yang notabene tergabung dengan rider profesional. Konteks ini yang justru membuat mereka makin termotivasi untuk dapat bersaing. Bahkan tim komunitas tembus 10 besar, yang durasi balapnya 2 jam. Diantaranya Rock Barn Racing Team di posisi ke-4, kemudian N2N HPI R15 MU di deretan ke-6, Bagong Racing Team (7), LNX Phoenix YARRCI Deedee Racing (8) dan Grabe (9).

Hasil pencapaian total lap, komunitas hanya kalah antara 1-2 lap. “Formasi kita kolaborasi antara pro rider dengan rider 250 cc Comm B. Alhamdulillah bisa langsung cocok karena sejak latihan bebas kita terus menyamakan persepsi dan sharing pendapat. Baik itu soal teknis dan non teknis. Ditambah lagi dengan chemistry yang langsung klop,” ujar kedua pembalap Rock Barn Racing, Renaldi Andriawan dan Arri Wijayanto.

Tim ini dikomandoi Muhammad Rijjal Alfikri, akrab disapa Gomes selaku Ketua komunitas ROCK (R25 Community on Kaskus). Mengacu kondisi ini, adanya peningkatan skill balap  hingga bersaing dengan rider-tider profesional. Bagaimanapun juga, edukasi dan latihan yang sebelumnya dilangsungkan di hajatan Yamaha Sunday Race 2018 memberikan efek.

Sementara, pemenang kelas R25 Open ialah tim Yamaha Bahtera Racing (Rafid Topan & Wilman Hammar), diikuti Yamaha Oryza (Gupita Kresna & Radhil) dan Yamaha HDS (Wahyu Aji & Fabrianus Balank), “Strategi balap kemarin, saya menyesuaikan suspensi setingan Wilman Hammar yang lebih keras, dan saya berusaha timenya bisa bagus dan stabil dalam banyak lap,” terang Rafid Topan.

Juara 1 Community 150 cc, Sugiartono (Kiri) & Sulthan Hunafa (Kanan)

“Acara ini sangat menarik. Saya senang sekali bisa berpartisipasi. Awalnya tidak menargetkan juara, yang penting bisa finish. Alhamdulillah rezekinya dikasih podium 1. Strateginya, saya bersama Shandy Topan konstan dari awal hingga akhir. Tidak terlalu nge-push seperti balapan biasa karena yang terpenting kuat sampe akhir,” ucap Gregy Leona Safari, pemenang Community 250 cc yang berduet dengan Shandy Topan Irawan.

Kemudian pada kelas Community 150 cc dengan 14 tim (1 jam). Podium pertama diraih oleh YROI (Yamaha R25 Owners Indonesia) dengan pasangan Sugiartono dan Sulthan Hanafa. “Saya senang, kalau bisa tahun depan diadain lagi hingga mulai akhir tahun ada persiapan fisik. Kalo strateginya sih, setiap lap waktu harus konstan dan memperhatikan lap board untuk tau lap sama time, yang dihitung sama tim supaya tetep di posisi pertama,” tukas Sultan Hunafa.

Adapun pihak sponsor yang terlibat menyukseskan Yamaha Endurance Festival 2018 ialah Yamaha, Yamalube, Idemitsu, Pirelli, Motobatt, BRT Nissin dan Pertamax Turbo.

BACA JUGA

Hasil Yamaha Endurance Sentul, Bogor, Jabar 29 – 30 September 2018

BAGIKAN