nhk

Yamaha Riding Academy (YRA) Sentul 2014; Manajemen Stamina Saat Balap

ManiakMotor – Yang diterapkan pada YRA (Yamaha Riding Academy) step kedua adalah menajemen stamina pembalap. Acara ini berlangsung 26 Juni 2014, di Sentul International Circuit (SIC), Bogor, Jawa Barat. Pembalap diajari menghemat fisik ketika berlomba dalam jumlah lap yang banyak.

Pembalap yang ikut YRA  menggunakan Yamaha R6 atau supersports 600 cc. Mereka yang dipanmggil pembalap yang memang diprogram untuk kelas itu. Yakni Imanuel Pratna (Yamaha Indoprom RT), Anggi Permana (Yamaha Trijaya), M Zaki dari  Yamaha Ridlatama, Fitriansyah Kete pembela Yamaha Tunggal Jaya, dan Tammy Pratama yang sehari-hari di Yamaha SND, R. Fadhil (Yamaha BKMS), dan Sudarmono (DS Moto).

Suprianto, Manager Motor Sport Yamaha Indonesia, mengatakan, untuk jadi konsisten dalam lomba, salah satu kuncinya pada fisik. Bila kurang mengerti menghemat tenaga, konsistensi waktu akan kendur. “Bila daya tahan fisik bisa diatur, otomatis emosi bisa dikontrol dan konsentgrasi tetap awas, Itu berhubungan dengan teknik mengedara juga,” kata Suprianto soal adanya YRA ini.

Yoshiyaki Kato, instruktur profesional dari Jepang di YRA menekan pada titik pengereman yang pas, sehingga motor mudah masuk tikungan. “Bila motor pas epek inersianya kecil, motor jadi ringan, pembalap tidak akan capek. Tapi bila titik pengereman sering salah, stamina ikut dikuras,” jelas Kato yang jadi langganan pengajar YRA.

Yang telah tebiasa adalah Imanuel, doi memang pembalap Yamaha di IRS yang menggunakan Yamaha R6. Imanuel telah menerapkan itu di IRS. Katanya memang terbukti gak terlalu menguras tenaganya.

Tapi, rupanya hal ini tidak berlaku untuk pembalap yang masih fokus di kelas bebek, contohnya  Fitriansyah Kete. “Saya hanya belajar duduk di supersport, soalnya masih fokus main bebek, dan ilmu yang diberikan ini gak bisa diterapkan di kelas itu,” ucap Kete.

Sebagus-bagus manajemen fisik saat lomba, lebih bagus lagi jokinya disiplin mengolah tubuh. Maksudnya olah raga sehari-hari. Program untuk pembalap profesional apalagi untuk kelas moge menengah, nggak main-main dan tak bisa bolong-bolong. Standar untuk olahraga fisik saja, sehari kudu lari dua jam dengan speed minimum 10 km/jam.

Itu nonstop loh. Ghalib

BACA JUGA

Rey Ratukore Rebut Podium Kedua Di Suzuka Sunday Race, Jepang

 

BAGIKAN