nhk

Yamaha Sunday Race 2016 (YSR) Seri 2: Catatan Waktunya R25 Pro Pecah-Pecah Sentul Besar

ManiakMotor-Lagi, best time di YZF R25 (pro rider) sukses dipertajam alias pecah rekor. Dari awalnya 1 menit  44.930 detik jadi 1 menit  44.685 detik. Signifikan kemajuannya! Adalah Imanuel Pratna (Yamaha Tunggal Jaya) rider yang cetak best time itu di sesi kualifikasi (28/5) kemarin.

El, sapaan akrabnya-hadir bersama 198 startert lain dalam rangka seri pamungkas Yamaha Sunday Race (YSR) di Sentul International Circuit (SIC), Bogor, Jabar. Rekor itu sebelumnya dipegang oleh Wilman Hammar (Yamaha Yamalube NHK SSS Nissin NGK Bahtera).  “Suspensi  jadi kuncinya sesuaikan dengan karakter rider. Di sport yang 250 cc dan sirkuit besar, suspensi memang perannya besar,” jelas Hawadis, mekanik senior yang tangani R25 bernomor start 96 itu.

Adalah suspensi  produk Traxx D (USA). Katanya, performa suspensi  mulai terasa dengan power motor yang mulai besar. Tenaga harus bisa dikelola oleh sokbreker yang tugasnya meredam. Padahal tenaga tersebut langsung bersentuhan dengan aspal. “Itu tugas suspensi bersama set-upnya. Juga pembalap harus nyaman dengan naiknya power. Bila tenaga tor masih biasa-biasa saja, nggak bakalan terasa pada suspensinya,” timpat Rudiyanto, bos  Yamaha TJM.

Untuk mesin, fokus pada head dengan kompresi 12,7:1 dan kem dengan LSA 106o. Kompresi begitu memang ciri untuk putaran tinggi di Sentul Besar. Angkantan klepnya 8.1 mm. Menurut HDS alias – Hawadis, spek ini mengalami perbuhan step by step. Itulah yang disebut riset dalam pengembangan sambil  berlomba. Tentu bersamaan dengan perangkat elektronik pada ECU aRacer bersama TB SYS.

Sama juga dengan airscoop atau belalai udara versi TJM sendiri. Corong ini sudah disatukan dengan fairing yang ringannya setara plastik fairing  Jepang. Tapi harganya rasa Indonesia alias hanya Rp 2.5 juta. Punya Jepang di atas Rp 10 juta, “Finishing setting dengan pakai airscoop juga dalam rangka riset seri ARRC Jepang, minggu depan. Airscoop memang meningkat top speed hingga 4-6 Km/jam. Itu mulai terasa di seri 2 IRS lalu. Makanya, sempat di barisan depan, sebelum akhirnya putus rantai,” kata Imauel yang optimis kali ini bisa podium.

Kejutan lain datang dari Janoer Ardhetrio S (Sidrap BAF Akaijaya feat MBKW2). Rider yang akrab disapa Deden Jr itu berda di posisi kedua dengan catatan waktu 1 menit 45.282 detik. R25 korekan Haris Shakti Wibowo alias Mlethis itu punya kuncian. “Spek mesin hampir sama dengan sebelumnya, tapi kali ini coba aplikasi model pengisian total loss,”kata Yogi mekanik pendamping Mlethis. “Rotornya pakai produk SND Racing dengan bobot 350 gram. Harganya 1,3 juta,”kata Yogi seraya menyebut knalpot pakai SND Racing juga. 

Eh, ingin tahu apa itu pengisisn total loss, coba deh klik lagi http://maniakmotor.com/index.php/tips-s/7887-tips-motor-bikin-pengapian-total-loss-di-motor-liaran-dan-dragbike. Upss..bagaimana kans juara umum di kelas ini? Tuh, pemimpin klassemen sementara Wilman Hammer star dari posisi ke-4. Hasilnya? Ardel

BACA JUGA

Hasil Yamaha Sunday Race (Seri 3) Sentul, Jabar, 28 – 29 Mei 2016

Yamaha Sunday Race (YSR) 2016 Sentul (Seri 3), Metal Spesial, Tampil Final!

Yamaha Sunday Race (YSR) 2016 Sentul (Seri 3), Kualifikasi R15, Wahyu Aji Tercepat, Korekan HDS

Yamaha Sunday Race (YSR) 2016 Sentul, Grand Final, Pesta Balap Komunitas, Seri Pamungkas

Yamaha Sunday Race (YSR) 2016 Sentul (Seri 3): Juara 150 Dan 250, Bisa Ke Satu Tim     

BAGIKAN