nhk

Yamaha Sunday Race 2017 Sentul: Balapan Semerek Yang Seru, Hasilkan 4 Catatan Penting

Yamaha, YSR, Sentul, Bogor

ManiakMotor –  Ada empat catatan penting yang ditinggalkan dari penyelenggaraan seri perdana Yamaha Sunday Race (YSR) 2017 di sirkuit Internasional Sentul, Bogor, 22-23 April lalu. Bukan YSR kalo tidak membuat gebrakan di setiap event yang tahun ini memasuki tahun ketiga. Lantas, apa saja catatan penting itu?

Pertama, event kali ini didukung dua sponsor baru, yakni Idemitsu dan Motobatt. Regulasi dibikin sama dengan kejurnas IRS dan event didatangi 1000-an komunitas dari Yamaha V-Ixion dan R15. Mereka mengikuti berbagai acara yang disediakan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Abidin (kiri) dan Rey Ratukore (kanan)

Kedua, di luar dugaan, event yang melombakan 4 kelas R25 dan 3 kelas R15 plus satu supersport diikuti tototal 202 starter. Terbanyak tercatat di R25 Community B dengnan 103 starter sampai harus dibagi dalam 3 grup dan disaring tinggal 36 pembalap. Sudah begitu, Andika Derinayu dari YROI Jakarta ukir 1:54.880 detik sukses naik podium ketiga.

Ini membuktikan bahwa YSR bukan event senang-senang, seperti dibilang M. Abidin.  “Yamaha Sunday Race adalah ajang mengasah skill riding dan menikmati berkendara di Sirkuit sentul untuk menyalurkan hobi balapan. Bagi rider profesional, ajang ini untuk meriset motornya, sedang bagi komunitas untuk sensasi balapan  yang memacu adrenalin, “ sang General Manager After Sales & Public Relation PT. YIMM.

Ketiga, tampilnya pembalap nasional yang masih aktif atau tidak. Di antaranya, ada Dicky Ersa dari Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK DID Bahtera Racing yang finish ke-8 di Sport 150 cc (Rider Profesional) dan dapat mencatat waktu terbaik. JUga tampil petarung di era tahun 2000-an, Sandy Agung (SND Factory FDR) yang ikut berjibaku di kelas R25 Community Pro.  Mereka jani akan kembali pada seri 2 YSR.

Terakhir, munculnya duo pembalap Yamaha Racing Indonesia Galang Hendra dan Rey Ratukore yang membawa bendera sendiri Yamaha rey Racing Speed (RES). Mereeka berlaga di Sport 250 Pro. Keikutsertaan kedua pembalap dan tim YRI, menurut Wahyu Rusmayadi (manajer YRI) untuk mengujicoba riset terbaru mereka. Di antaranya mapping pengapian yang diuji galang dengan spek ARRC 2250.

Makin seru, Rey Ratukore dapat merebut podium pertama, sedang runner-up diraih Rafit Topan (Yamaha Yamalube IRC KYT Syafina) dan Willy Hammer (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin DID NGK Bahtera Racing). Catatan penting dari kompetisi Sport 250 cc Pro bahwa saat sebelum raceday atau sesi pemanasan, Rey dapat mengukir waktu 1 menit 43,5 detik. Ini sejarah setelah adanya perubahan regulasi Sunday Race yang dibuat sama dengan Kejurnas IRS 2017.

“Puji Tuhan, saya ucapkan terimakasih untuk race kali ini bisa podium pertama. Sudah 2 tahun saya tidak bergabng di balap lokal. Terimakasih untuk tim RRS yang juga tim saya sendiri, kemudian Racetech dan teman-teman yang mensupport saya, “tutur Rey Ratukore yang mengaku lebih bermain safety untuk menjaga ketahanan mesin. “Sehubungan riset R25, masih belum optimal. Kita bisa bermain di 1 menit 42 detik. Ini mesinnya belum di repair, juga Horse Power (HP) sengaja saya turunkan untuk dayatahan, “tukas Leon Chandra selaku mekanik. Rilis Yamaha  www.yamaharacing Indonesia.co.id

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353