nhk

Yamaha Sunday Race 2017 Seri 1 Sentul: Duel 250 cc Rider Pro, GHP Pakai R25 HDS!

YAMAHA, YSR, REGULASI, SENTUL, 2017

ManiakMotor- Kosentrasi pecinta balap sport tanah air bakal tertuju di gelaran Yamaha Sunday Race (YSR). Mereka akan melakukan seri perdana akhir pekan ini (22-23/4-2017) di Sentul International Circuit (SIC), Bogor, Jabar.

Topan

YSR adalah balap khusus sport R-series yang memadu antara rider komunitas dan professional. Untuk kategori rider pro dibagi jadi dua kelas yakni 150 cc dan 250 cc. Di kelas 250 cc paling menarik dan seru duel Rafid Topan Sucipto (Yamaha Syafina) Vs Willy Hammer (Yamaha Bahtera) Vs Imanuel Putra Pratna (Yamaha TJM).

Seperti lanjutan dari IRS (Indospeed Race Seris) seri perdana (18-19/4) lalu. Meski membela tim yang beda, tapi Topan dan Willy menggunakan YZF-R25 mekanik yang sama yakni Widya Krida Laksana akrab disapa GDT. Untuk El – sapaan akrab Imanuel Putra Pratna – membawa YZFR25 garapan Leon Candra dari WR Super Battery TJM Racing.

Di IRS duel ketiganya, ketat hingga lap dan tikungan terakhir. Ketiganya menguasai tiga podium dalam dua race, tapi hanya El yang belum berhasil dipodium pertama. So, mampukah El membalas? “Kami belum konfirmasi ikut atau tidak, soalnya si El masih cidera,” kabar Rudyanto, pemilik TJM.

Lebih berwarna lantaran rider YRI (Yamaha Racing Indonesia) dikabarkan ikutan main. Galang Hendra Pratama akan membela Yamaha HDS dibawah komando Hawadis. Bagaimana dengan Rey Ratukore? Untuk Rey Ratukore memang tidak ikut berlaga, tapi Rey tetap hadir di YSR sebagai mentor tim sendiri.

Hadirnya GHP – sapaan Galang Hendra Pratama – bersama YZF-R25 garapan mekanik Senior Hawadis bisa menjadi ukuran. “Tahun lalu ikut YSR tapi dengan spek standart milik YRI. Tahun ini optimis bisa kompetitif dengan spek yang sama dengan peserta yang lain,” ujar GHP. Betul, tahun lalu Galang main dengan YZFR25 milik YRI dengan spek yang dipakai untuk Asia (ARRC AP250) alias standart. Nah, dengan pengalaman bermain di AP250 juga VR46 Academy plus memacu R25 Hawadis, Galang diprediksi bersaing di barisan depan.

Soal regulasi juga dianggap akan memicu persaingan, “Berbeda dengan tahun sebelumnya, regulasi engine di YSR tahun ini hampir sama dengan IRS. Bedanya, di YSR ban dan pelek bebas. Pelek boleh pakai almunium kalo IRS standart. Jadi best time juga bakal lebih kencang,” ujar Wahyu Rusmayadi, manager YRI. Ardel

BAGIKAN