nhk

Yamaha Sunday Race (YSR) 2015 Final Sentul; R15 Pro Rider, Juaranya Dibawa Silinder UMA 180 cc

ManiakMotor – Pertarungan antar generasi pada race kelas Yamaha R15 Pro Rider. Sejak setart sampai finish selalu saling tempel. Tak ada yang bisa lepas sendiri untuk leha-leha berlari pada racing line yang bersih. Sampai finish saling gantian untuk memimpin antara Febrianus Balank yang memperkuat HDS AHRS FB128 Racing Team, Hendriansyah (Yamaha Nissin BRT HRP KYT FDR) dan Anggi Permana (Yamaha Trijaya).

Permainan ketat ini adanya di seri pamungkas alias Final Yamaha Sunday Race (YSR) 2015 di Sentul International Circuit, Bogor, Jabar (14-15/11). Tanpa mengabaikan yang lain juga rapat, ketiganya sedang berjuang atas point.

“Saya unggul 13 poin di klasemen dan cukup memainkan strategi aman. Namun motor mampu bersaing. Rapi mencapai tenaga yang diinginkan. Suspensi dan rangka juga dapat set-up yang bagus pakai sokbreker Traxxion,” kata Balank usai finish yang R15-nya mengggunakan silinder dan piston UMA Racing untuk mencapai 180 cc agar setara dengan musuh.

Sementara, si Dewa Road Race – julukan Hendriansyah – yang membela generasi lama, langsung tancap gas sambil berharap Balank maksimal finish ke-5. “Sayang ada kesalahan-kesalahan kecil yang seharusnya tak terjadi. Tapi memang Balank bermain bagus di final ini,” jelas Hendry sembari sportif sesuai umurnya yang sudah 35 tahun di balap motor. Dia juga bilang sebenarnya R15-nya yang pakai ECU Juken 3 formula lokal itu, tak kalah, cuma salah, hehe…

Di lain sisi, Anggi dari Yamaha Yamalube IRC Trijaya punya motor  tercepat di sesi kualifikasi dengan diameter throttle body (TB) lebih kecil dibanding seri sebelumnya yakni 33,5 mm. Lebih lengkap coba klik lagi, http://maniakmotor.com/index.php/roadraces/one-race-make-yamaha/10356-yamaha-sunday-race-ysr-2015-final-sentul-throttle-body-dikecilin-r15-pro-rider-pangkas-1-detik. 

Ketiganya pula yang berhasil naik podium, Balank pertama disusul Hendriansyah dan Anggi dari 27 starter. Itu sekaligus memantapkan pembalap yang bernomor star 128 (baca: Balank) sebagai juara umum di R15 Pro Rider dengan total point 79.

“Ada revisi pada bentuk noken as. Liftnya dibuat lebih tinggi dari 8 mm jadi 9 mm. Kompresi dinaikan jadi 13,2:1, karena sudah dapat throttle body UMA 32 mm yang baru datang. Juga penyesuain terhadap knalpot SND,” sebut Hawadis yang aplikasi ECU AV Tech dengan setelan  AFR 12,8 dan flow rate 160.

Tak kalah menarik, R15 Syahrul Amin yang dikorek Widya Krida Laksana akrab disapa GDT dari tim Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin Bahtera Racing Team. Meski hanya mampu finish ke-16 setelah sebelumnya terjatuh mampu memperbaiki rekor dengan best time 1:49.391. Padahal di sesi kualifikasi mesin jebol dan start dari belakang.

“Tahun perdana ini tolak ukur.  Misinya, mekanik otak kiri-kanannya aktif melakukan riset. Best time yang terus diganti lebih cepat sebagai indikator progress pembalap dan teknologi,” optimis Supriyanto, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Hendriansyah, rider yang syarat pengalaman nasional dan international melihat sisi lain,”Jangan berhenti sampai juara umum, harus dipikirkan penjenjangan berikutnya. Jadi, balap nuansa promosi tapi punya misi yang jelas,” harap Hendriansyah yang tentu saja mengatasnamakan talenta-talenta muda sebagai lintas generasi tadi.

Oke deh! Ardel    

BACA JUGA

Hasil Final Yamaha Sunday Race (R-Cup Series) Sentul, Bogor, Jabar 14 – 15 November 2015

Hasil Final Yamaha Cup Race (YCR) Sentul, Jabar 11 – 13 November 2015

Yamaha Sunday Race (YSR) 2015 Final Sentul; Throttle Body Dikecilin, R15 (Pro Rider) Pangkas 1 Detik!

Yamaha Cup Race (YCR) 2015 Final Sentul; IRC Konsisten Dukung YCR, Sinergi Racing dan Harian!

Yamaha Cup Race (YCR) 2015 Final Sentul; YCR3 Z1 Racing Pemula Sudah Jadi

 

BAGIKAN