nhk

Yamaha Sunday Race (YSR) 2015 Seri 3 Sentul: R15 Pro Juaranya Juken 3, ECU Lokal

 

ManiakMotor – Selain isu pangaks sub frame diganti bahan almunium, mencuat juga ECU produk lokal di kelas YZF-R15 (pro riders). Adalah R-15 bersama Hendriansyah dari tim Yamaha Nissin BRTHRP KYT FDR yang pakai ECU racikan dewek.  Bukan kali pertama, mengingat saat Kejurnas Balap Motor (KBM) seri 5 lalu, Hendriansyah pun podium pertama dengan ECU Jukens3  Racing Turbo Double injector (10-11/10) lalu.

Kembali, produk BRT dari Cibinong, Jabar itu menunjukan performa stabil alias sudah bisa diandalkan, Karena telah juara dua kali. Bahkan ini podium 1 dan 2 di Yamaha Sunday Race (YSR) seri 3 Sentul International Circuit (SIC) 30 Oktober hingga 1 November 2015 kemarin. Di podium 2 ada Stevan Budiman (Ice Hogo Stebo Racing Team) yang juga aplikasi ECU kreasi Tommy Huang tersebut.

“Hendri dan Stebo pakai mesin spek sama. Beda sikll, tapi kok menang? Hayo…,” ujar Tommy yang menegaskan bahwa doi tetap pede  dengan  head ori yang dimodif dan ditanam diameter klep 23 mm. “Pakai Juken 3, hampir semua tidak percaya, kan buatan lokal. Tapi kinerja double injector BRT faktanya bisa juara di antara ECU dari luar negeri,” tambah Tommy yang punya Huang dari pinggir sirkuit SIC.

Jukens 3 Racing Turbo dirancang untuk balap dan untuk mesin bore-up ekstrim. Bisa begitu, lantaran ECU ini dilayani dua injector yang bisa diprogram sendiri-sendiri atau bareng alias bersamaan. Kalau putaran bawah cukup pakai satu injektor dan putaran atas seiring rpm membengkak akan dua-duanya menginjeksi throttle body.  Juken 3 sudah disiapkan base map, untuk harian dan balap. Jadi, konsumen tinggal pakai dan setting sikit.

Pastinya, Juken 3  adalah standalone lokal, lanjutan Juken 1 dan 2 yang ngetop di maniakmotor.com itu.  “Dengan konsep terbaru, tersedia  interface bisa ditampilkan pada laptop. Jangan khawatir mudah dipeljari petunjuknya pakai bahasa Indonesia,” buka Tomy sembari tegaskan semua data bisa dimainkan, seperti base map, fuel correction, injector timing dan ignitiontTiming (i-CORE).

Oleh Supriyanto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia bahwa salah satu misi YSR adalah membetot kreasi mekanik pada potensi part lokal. Tujuannya akan muncul komponen aftermarket yang bersaing kualitasnya dengan racing dunia. “YSR tak sekedar balap, tapi gimana produk racing lokal bisa membidik potensi pasar. Image makin kuat dengan capaian podium seperti ECU Juken 3,” nilainya.

Tak kalah penting, ibarat sekolah, pembalap professional harus mencapai tahap kuliah atau bahkan studi lanjut dalam hal jaga stamina. “Fenomena pembalap belia di bawah 15 tahun bertarung di R15 adalah positif. Asalakan pembinaan skill, mental dan fisik harus terarah,” tutup Hendriansyah saat ditanyakan soal ECU jawabannya malah yang seperti dikutif itu. Maklum, Hendry meski sudah 35 tahun masih dominan di kelas ini. Nah lo! Ardel  

BACA JUGA

Hasil Yamaha Sunday Race Cup (Seri 3) Sentul, Bogor, Jabar 31 Oktober – 1 November 2015

Yamaha Sunday Race (YSR) 2015 Seri 3 Sentul: Animo Komunitas Meningkat, Ketat, Makin Taat!

Yamaha Sunday Race (YSR) seri 3 Sentul; Kualifikasi (YZF R15) Sub-Frame Custom SND, Pangkas 3 Detik!

Yamaha Sunday Race Cup 2015 Sentul: Wuihhh… Senangnya Para Komunitas

Yamaha Sunday Race Cup Series 2015: Internasional Dan Ramai, Sudah Terdaftar 347 Peserta

 

BAGIKAN