nhk

Yamaha Sunday Race (YSR) 2016 Sentul (Seri 2): Race R15, Tiga Pembalap Diberi Peringatan Keras

 

ManiakMotor – Edy Horison selaku pimpinan lomba di Yamaha Sunday Race (YSR) memberi peringatan pada tiga rider di race R15 (rider pro). Mereka adalah Wilman Hammar (Yamaha Yamalube NHK Nissin SSS Bahtera Racing Team), Fitriansyah Kete (Khevalindo Waloja) dan Rafid Topan Sucipto (Traxx-D Vesrah HDS Indoprom). “Aksi ketiganya membahayakan di lap terakhir dari 10 lap yang dimainkan,” kata Koh Horison dengan berwibawa.

Cerita itu bagian dari ketatnya Sport 150 cc yang otomatis menggunakan Yamaha R15 seri ke-2 YSR di Sentul International Circuit (SIC) (23-24/4). Kalau sudah ketat, berarti seru. Diikuti 19 peserta kelas itu  sangat menarik. Pemenang ditentukan di lap terakhir. Adalah Syahrul Amin, rekan satu tim Willy Hammer yang bisa lepas dari kemelut di tikungan terakhir, lap terakhir. Dia lolos dari tiga yang disebut di atas, makanya dapat teguran.

Amin yang start dari posisi ketiga, sukses jaga ritme, “Coba konsisten di barisan depan. Power motor sangat berimbang. Tak hanya itu, gup depan bertarung dengan senior lebih pengalaman,” kalem Amin tapi penuh kekuatan do’a.  Amin punya motivasi bertarung dengan Rafid Topan. Sama artinya mengasah mental dengan lawan tanding yang tahun  ini diproyeksi ke CEV Repsol Moto 2.  

Beruntung Topan dapat spek motor kompetitif garapan mekanik senior Hawadis. Kalo tidak? Ehmmm… Hasil kualifikasi (23/4) membuktikan bila R15 yang aplikasi ECU aRcer dengan TB SYS itu kompetitif. Ulasan teknisnya, boleh cek lagi http://maniakmotor.com/index.php/roadraces/one-race-make-yamaha/4408-yamaha-sunday-race-2016-sentul-seri-2-qtt-r15-rafid-topan-tercepat-tb-sys-33-mm.

Podium terhormat Amin tak kalah menarik. Bukti R15 yang digarap oleh Widya Krida Laksana alias Gendut masih kompetitif. Faktanya, di IRS seri perdana lalu juga kampiun, meski diwarnai protes dan diskualifikasi. “Dibanding seri sebelumnya, power signifikan naik sampai 30 dk. Progress itu kudu dimbangi dengan setting bodi,” jelas Dedi Permada, mentor di tim yang dikomandoi oleh Novi Endaryono.

Kenaikan power itu lantaran ada beberapa peruban spek, macam TB yang aplikasi UMA (32 mm). Juga dengan  ECU aRacer dengan petunjuk si mbah elektronik dari pusat aAracer di Taiwab. “TB-nya dobel injector dengan flow rate 180 cc/ menit dan 90 cc/menit, total flow rate 270.  cc/menit. AFR  12,5: 1, efisien mekanikal juga ditingkatkan dengan klep Kibllewhite. Itu klep produk USA dengan diameter 23/20 mm,” urai GDT.

Nah, set up bodi fokus pada setting suspensi belakang (Penske). ompresinya dinaikkan jadi 70 Psi. Itu input dari rider yang bermasaah saat keluar tikungan, makanya tekanannya di naikkan. “Analiasa lain  ritme rpm. Di data logger harusnya main di 14.000 rpm, tapi masih di 13.000-an,” tegas Dedy mentor D45 Racing School.

Eh, pun begitu sampai seri dua ini, justru Fitriansyah Kete yang memimpin klasemen sementara di R15. “Selisih empat point dengan posisi kedua. Penting untuk jaga kans dan motivasi di seri final nanti. Power motor kompetitif dengan ECU Jukens 3 BRT (Dual Injector),” yakin Yudi, pemilik tim Khevalindo Waloja KYB KYT).

Wah perang ECU nih! Ardel

BACA JUGA

Hasil Yamaha Sunday Race (R Cup Series) Sentul, Jabar 23 – 24 April 2016

Yamaha Sunday Race (YSR) 2016 Sentul (Seri 2), R25 (Pro Rider), Ilmu Dewa, BRT ECU Juken 3

Yamaha Sunday Race (YSR) 2016 Sentul (Seri 2): Kualifikasi R25, Motor Tercepat Disetel On Line

Yamaha Sunday Race (YSR) 2016 Sentul (Seri 2): Ssst… Ada Yang Baru Nih, Team Viewer 11, Apa Tuh?

Yamaha Sunday Race (YSR) 2016 Sentul (Seri 2): Galang Ikut, Rafid Topan Juga

 

 

 

 

BAGIKAN