nhk

Yamaha Sunday Race (YSR) 2017 Sentul: YZFR25 Rey Pakai Rasio-Noken Aussie, Komunitas Antusias!

YSR 2017 Sentul

ManiakMotor – Leon Chandra punggawa Racetech pengawal YZFR25 Rey Ratukore (Yamaha Yamalube RRS TDR Gandasari Ratulama WR Super Battery) kasih kabar terbaru. Sebagai ‘the rising start’ info terbaru darinya selalu dinanti.

Tentu saja ada hubungan dengan akhir pekan ini ada perhelatan bergengsi Yamaha Sunday Race (YSR) seri 3 di Sentul International Circuit (SIC) Bogor, Jabar (16-17/9).  “Seri ini lagi coba beberapa kombinasi engine. Masih melacak poweryang  masih belum balik seperti di seri 2,” ungkap Leon yang saat dikonfirmasi tengah berada di kedutaan India untuk urusan ARRC di sana.

Leon. Wah akl WR mantap tuh

Saat ini, Rey memimpin klasemen sport 250 cc pro riders. Rey kumpulkan total point 50, terpaut 14 point dengan Rafid Topan Sucipto (Yamaha Syafina RT). Pastinya, ini jadi seri yang menentukan bagi keduanya memburu gelar juara umum. “Persaingan imbang dan ketat. Secara mental 100% siap, tinggal performa motor. Mudah-mudahan kendalanya segera diatasi oleh tim teknis,” bilang Rey.

“Untuk rasio dan noken Australia dipastikan belum akan dipakai, lantaran spek yang lama belum normal. Kemunginan besar masalahnya di area bawah mesin, spek atas tidak ada perubahan,” tegas Leon. Oh ternya belum bro! Tapi yang pasti menggunakan aki WR, wuih… itu aki kering asli kering.

Saat sama, Topan mengabarkan bahwa performa R25 dalam kondisi belum 100% prima. Hal itu juga dibenarkan oleh Widya Krida Laksana alias GDT Racing. “Besok coba di dyno terlebih dahulu, IRS kemarin pistonnya meleleh,” sahut Anton, asisten GDT.

“YSR memberi ruang untuk mekanik professional untuk riset. Program lanjutan dari riset yang dilakukan untuk tarung di IRS,”bilang Kadek Suma, Divisi Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Keseruan YSR seri ini, tak hanya soal duel YZFR25 Leon Vs YZFR25 GDT. Tak kalah penting adalah konsistensi Yamaha Indonesia memberi kesemapatan pada komunitas R-series menyalurkan adrenalin ngebut di jalur yang benar. “Antusias komunitas tarung di YSR terus meningkat (200 starter). Catatan waktu pun terus meningkat seiring dengan kemajuan riset. Ambil contoh dikelas R25 comm A udah tembus 1 menit 51 detik dari sebelumnya di 1 menit 53 detik-an,”sambung Kadek.

Oke gass! Ardel

BAGIKAN