nhk

Yamaha Sunday Race (YSR) Sentul: Race R15 Pro, Juaranya Pemula, Spek ‘Asia’!

YSR seri 3 2017 150 Wello

ManiakMotor – Start dari posisi buncit, Wawan Wello (Yamaha Yamalube RRS TDR gandasari Bromo Jaya Mix) justru jadi juara. Pada race R15 Pro Rider dia mengalahkan para senior. Di balap motor Indonesia pun statusnya pemula yang sebentar lagi naik seeded.

Wello – sapaan akrab rider asal Parigi, Mouton, Sulteng – itu, minim pengalaman spek sport. “Basisnya skillnya lumayan bagus, tapi punya mental tarung yang kuat. Tinggal diarahkan biar cepat adapatasi,”ujar  Rey Ratukore pemilik tim yang dibela Wello sekaligus mentor.

Podium Wello

Kejutan dong di Yamaha Sunday Race (YSR) seri 3 di Sentul International Circuit (SIC), Bogor, Jabar (17/10). Kali kedua pemula yang musim ini fokus di MotorPrix Jawa bersama tim Bromo Jaya Mix ini, bikin gebrakan, “Dua kali main, dua kali podium. IRS seri 3 lalu ketiga. Alhamdulillah kembali podium dan lebih baik dari sebelumnya,” puji H. Rizal, pemilik tim Bromo yang berencana tampil full seri IRS dan YSR musim depan bersama Wello.

Namamanya pendatang baru, punya semangat yang berlipat. Wello harus membuktian konsistensinya geber sport. Jangan hanya dikira terbantu YZFR15 korekan Leon ‘Racetech’  Candra yang pakai aRacer yang disuplai aki WR. Wello langsung merasakan motor yang mudah diberi tenaga. Jadinya satu kesatuan dengan handling lebih mudah.

Dijelaskan R15 tersebut justru ‘spek down’ yang makin cocok dengan karakter ‘pemula’ macam Wello. Katanya sekarang pakai spek  Asia yang kamu tahu sendiri seperti aturan MP3 yang diikuti Wello di MotoPrix. Bedanya ini mesin terpasang di rangka sport. “Pakai klep Ultraspeed yang diameternya diperkecil dari diameter mentah 25/23 mm. Hanya saja power tetap sama, yakni 27,3 HP atau kalo pakai dyno di Jawa kisaran 32 HP,” beber Leon seraya menjelaskan kalo spek ini memang sekalian riset untuk ARRC UB150.

Diameter klep lebih kecil riskan ngedrop dan tidak konsisten. Ditambah proses bubut yang belum presisi. Ubahan bos klep dan seating klep juga kudu teliti, kalau mau lebih kencang lagi. “Dimeter klep 22/19 ini diyakini durabilitynya lebih teruji dan power band juga lebar kisaran 7.500-13.800 rpm. AFR 12,9:1, injector 160 dan TB 32. Setupnya motor lebih responsif,”ungkap Robin, tangan kanan si Leon. Ardel

BAGIKAN