nhk

Yamaha VR46 Master Camp 6 (Hari ke-3): Teknik Flat Track Buat Faeroz Di VR46 Riders Academy

Faeroz Latihan Soft-Cross , tingkatkan teknik flat track bersama VR46 Riders Academy

ManiakMotor – Refleks yang prima fungsi teknik flat track dipelajari Faeroz bersama VR46 Riders Academy. Didapat Faeroz yang utusan Yamaha Indonesia di Yamaha VR46 Master Camp edisi ke-6. Pada 15 September 2018 dia sudah hari ketiga di markas Valentino Rossi tersebut di Tavullia, Italia. Bahkan dengan ketiga rekannya dibumbui soft cross di Motor Ranch VR46.

Faerozi Jalani Latihan Soft Cross Bersama Joki Moto2 Stefano Manzi

Sebelumnya Faerox dibriefing edukasi riding-position atau posisi postur berkendara. Track activities ini berlangsung sekitar 2,5 jam dengan bimbingan mentor pembalap Moto2 yang tergabung di VR46 Riders Academy, Stefano Manzi. Kali ini Faeroz menggunakan special engine YZ125 yang 2T, berbeda dengan hari ke-2 (14 September) dengan Yamaha YZ250F.

Mesin 2T memiliki power besar yang tetapi range putaran mesinnya sempit. Hasilnya tenaga yang selalu tiba-tiba yang sangat responsif. Refleks mereka dilatih untuk mengendalikan tenang  terhadap tenaga motor yang begitu. Kemudian pada siang hari, mereka beristirahat sambil menikmati makan siang di restoran Osteria da Rossi.

Kunjungan Ke Kantor VR46 Fan Club

Pukul 14.30 waktu Italia, Faeroz yang berumur 15 tahun diajak berkunjug kantor Official Fan Club Valentino Rossi (VR46 Fan Club) yang tak jauh dari restoran Osteria da Rossi. Mereka diterima langsung Flavio Fratesin selaku Vice President dari VR46 Fan Club yang juga memberikan bingkisan kenangan produk VR46. Menjadi suatu kebanggaan karena keempat racer Yamaha VR46 Master Camp edisi ke-6 diberikan kartu keanggotan resmi VR46 Fan Club.

Jadwal akhir hari ketiga kembali berlatih flat-track atau lintasan tanah datar yang biasa dipakai Valentino Rossi untuk latihan. Mereka dimentori Marco Belli yang sangat berpengalaman karena pernah meraih jawara flattrack di Inggris, Eropa dan Amerika. Makin spesial, ikut pula berlatih rider Moto2, Lorenzo Baldassari.

Faeroz bersama dengan Muhammad Aiman Bin Tahiruddin (Malaysia/ 16 tahun), kemudian Nazirul Izzat Bin Muhammad Bahauddin (Malaysia/ 18 tahun) dan Shota Yokohama (Jepang/ 16 tahun) diberikan tantangan trek berbentuk oval. Marco Belli dan Bezzecchi pembalap Moto3 serta Baldassarri pembalap Moto2 ikut terjun langsung di depan untuk memberikan contoh menyangkut teknik balap flat-track.

“Para peserta sangat beruntung karena mereka dibantu Bezzecchi dan Baldassarri. Mereka banyak belajar dengan cara mengikuti, tidak hanya tentang jalur balap pada trek. Mereka bisa atur diri mereka sendiri di trek. Setiap sesi lima lap sekitar 15 menit per sesi. Ini  waktu yang lama untuk rider muda, saya benar-benar bahagia. Para pembalap VR46 Riders Academy juga mengatakan kepada saya bahwa level grup ini bagus sehingga membuat saya bangga,” ucap Belli.

Marco Belli Mengulas Kembali Latihan Flat Track Sebelum Latiahn Ke Lapangan

Pelatihan flat track memang mendapat porsi yang lebih banyak. Di situlah refleks rider dibina. Memaksimalkan perasaan pembalap ketika dihubungkan dengan karakter mesin, ban dan track datar. Untuk hari ketiga ini, sesi flat track berlangsung 4 jam. “Hari ke-3  menakjubkan di Master Camp. Pagi, kami mengadakan sesi latihan soft cross, saya banyak belajar dari Stefano Manzi dalam waktu singkat. Kami melakukan beberapa latihan di motor pada lintasan yang lunak dan saya sangat menyukainya,” kata Faeroz.

Faeroz menggambarkan yang sulit diceritakan dengan kata-kata menjadi bagian dari penggemar Valentino Rossi. “Di flat track lebih suka mengendarai motor di trek oval. Lintasan juga dipenuhi pembalap VR46 Riders Academy, Baldassarri dan Bezzecchi. Saya dapat memahami lebih baik, dengan kecepatan dan teknik yang baik. Kami belajar selangkah demi selangkah dan berupaya meningkatkan keterampilan,” tambah Faeroz yang memiliki nama asli Muhammad Faerozi Tareqotullah. Rilis Yamaha

BAGIKAN