nhk

Yamaha VR46 Master Camp 6 (Hari ke-5): Terbaik di Flat Track, Faeroz Dapat Pesan Dari Valentino Rossi

Valentino Rossi mengunjungi dan memotivasi Faeroz dan teman-teman

ManiakMotor – Para peserta Yamaha VR46 Master Camp mendapat tamu isitimewa di hari ke-5, Senin (18 September). Ya seperti foto di atas yang sudah menyebar di media-media MotoGP seluruh dunia. Dan di situ ada anak Indonesia utusan Yamaha Indonesia. Namanya Faeroz.

Faeroz dengan tanda kelulusan Yamaha VR46 Master Camp
Faeroz dengan tanda kelulusan Yamaha VR46 Master Camp

Wow… Valentino Rossi…! Dia hadir menemui peserta Yamaha VR46 Master Camp angkatan ke-6. Momen spesial ini berlangsung setelah sesi makan siang. “Pengalaman hebat. Mas Rossi muncul di Motor Ranch. Ia idola saya. Mas Rossi menghargai dan meluangkan waktu untuk bertemu langsung dengan kami. Impian sejak kecil untuk bertemu dengan juara dunia 9 kali tersebut dapat terwujud,” senang Faeroz, pembalap 15 tahun tersebut.

Vale menyalami dan memotivasi peserta dan tentu saja termasuk Faeroz. Di saat bersamaan dilakukan juga sesi foto bersama. So, kehadiran Rossi ini menumbuhkan semangat bagi pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia tersebut. Faeroz menjadi bagian dari Yamaha VR46 Master Camp.

Saat latihan flat-track di hari terakhir

The Doctor hadir di Sirkuit VR46 Motor Ranch untuk menyapa, berdiskusi dan menyemangati Faeroz, juga Muhammad Aiman Bin Tahiruddin (Malaysia/16 tahun), kemudian Nazirul Izzat Bin Muhammad Bahauddin (Malaysia/18 tahun) dan Shota Yokohama (Jepang/16 tahun). Rossi berharap mereka dapat menerapkan dan semakin terdorong berprestasi usai menjalani pelatihan di Yamaha VR46 Master Camp 6.

“Harapannya program ini membuat mereka makin menikmati balap motor. Jadwalnya memang padat. Tiga hari pertama cepat berlalu. Peserta bertemu staf dan pembalap VR46 Academy. Mereka dapat pengalaman pada trek yang berbeda, motor dan jenis balapan. Minggu ini kesempatan bagi mereka untuk belajar dan coba banyak hal baru,” papar Rossi.

Faeroz saat podium juara balap flat-track

Lanjut Rossi, program ini seharusnya memberi tentang menjadi profesional seperti pembalap VR46 Academy. “Saya tahu, para siswa telah bekerja keras dan saya pikir mereka menikmatinya. Sayangnya, peserta telah menyelesaikan hari ke 5 atau hari terakhir. Saya yakin mereka akan menikmatinya dan akan memiliki banyak kisah untuk diceritakan. Semoga yang mereka pelajari di sini, untuk mereka praktekan di balapan yang mereka ikuti,” tambah Rossi.

Di hari ke-5 itu, peserta menjalani latihan flat track bersama dengan petarung moto3, Niccolo Antonelli. Faeroz selalu terdepan dalam 3 sesi yang dijalani dan merebut posisi terbaik. “Saya dapat poin utuh, selalu di posisi pertama, mencetak 25 poin. Intinya Master Camp ini, bukan hanya tentang balapan, tetapi hal dasar balap seperti pengendalian diri, pola pikir, dan emosi,” cetus Faeroz yang berusia 15 tahun dan saat ini konsen di balap AP250 di event Asia Road Racing Championship (ARRC) 2018. Rilis Yamaha