nhk

Yamaha X-Ride 2013; Matik Crossover, Matiknya Negara Tropis

 



ManiakMotor –  Yamaha X-Ride adalah terobosan motor matik mutakhir di permotoran sesuai iklim Indonesia. Motor turunan Yamaha Mio alias mesinnya persis Mio J ini, performanya berubah garang karena motor matik yang dual purpose, sebelumnya hanya identik dengan sport. Motor ini menjadi simpel dan sederha di medan on-off road, karena sistem transmisnya otomatis, ya karena matik itu. Canggih kan.   

Serbaguna karena Indonesia adalah negara tropis dan berkembang. Bahwa motor harus bisa untuk mejeng dan alat transportasi yang multifungsi. Tidak usah bertanya soal tropis, musimnya hanya ada dua, hujan dan kemarau, tidak dihitung musim rambutan. Bila hujan, jelas banjir di mana-mana. “Nah ini motornya. Bisa mengapung dengan ground clearance-nya yang tinggi. Menyelam juga boleh,” jelas  Eko Prabowo, GM Marketing and Communication and Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) saat peluncuran X-Ride di Cangkringan Resort & Spa, Jogja 27 Maret 2013.

Hambatan hujan di kota-kota besar adalah genangan. Tetapi yang di desa-desa, daerah dan bahkan masih kelihatan di pojok Jakarta, rintangan adalah jalan yang belum aspal. Itulah yang disebut negara berkembang, belum rata infrastrukturnya. Dengan X-Ride, jalanan berlumpur tetap eces boy and coy… X-Ride mudah mangatasinya. Karena suspensinya dirancang untuk medan yang demikian.

Apalagi untuk daerah macam ini, ban X-Ride diganti versi tahu alias pacul yang memang untuk menggaruk tanah. Mengganti bannya tidak ada modifikasi alias langsung bisa ganti seperti proses ganti ban umumnya. “Ban pacul ukuran 14 juga sudah banyak dijual. Tiga tahun lalu, agak sulit dicari ukuran 14 inci seperti matik,” jelas Dodiyanto dari PT Gadjah Tunggal yang menjual ban IRC model tahu di Indoensia.

Masih cerita negara berkembang ala tropis yang didominasi jalan pengerasan. Kontur jalan ini hanya tanah yang diberi bebatuan. Bila menggunakan matik biasa, niscaya setahun kemudian akan kedengaran pelatak-peletuk, khas sokbreker koit, lama-lama menyerang komstir dan laher-laher roda. “Dengan X-Ride itu dieleminir karena travel atau jarak main suspensi lebih banyak. Ayunannya bebas untuk meredam hantaman. Lagian diameter sokbreker depan lebih besar dari matik biasa,” jelas M Abidin, GM Service & Motor Sport PT YIMM.   

Ngomong-ngomong hujan telah berhenti. Hehehe, jangan senang dulu, habis hujan memang di sawah-sawah meninggalkan tanah yang subur. Tetapi di jalanan beraspal akan meninggalkan lubang-lubang yang subur dan berbahaya juga. Ditambah pemerintah Indonesia responnya lelet. Proyek ditender dulu dan macam-macam, dech. Nah, dengan motor ini tak perlu menunggu aspal ditambal, monggo dilibas. Tapi tetap waspada, motor sih nggak rusak, tapi bila nggak kuat menahan setangnya tetap saja akan oleng-oleng. Makanya tetap hati-hati, safety riding. Motor seperti ini hanya mempermudah, bukan mengatasi segalanya.

Iklim tropis punya tanah yang subur dan penduduknya makmur, macam lagu. Di pelosok tanah air melimpah perkebunan teh, kopi, karet, kelapa dan sebagainya. Juga terhampar pertambangan  yang jalanannya ikut jadi bebatuan dan tanah, mungkin ikut ditambang.  X-Ride adalah solusinya. Jangankan bapak-bapak pergi ke kebun, istri mengantar makanan buat suami di tengah perkebunan juga mudah diantar X-Ride. “X-Ride adalah motor matik yang tangguh di  semua medan,” jelas Dynosius Beti, Executive Vice President Marketing  PT. YIMM pada peluncuran Yamaha X-Ride tersebut.

Kan sudah dijelaskan, pak. Lalu, tunggu test ride ke Gunung Merapi. Ardel

MOTOR BARU LAIN:

Launching Yamaha X-Ride 2013 (Jakarta), Launching X-Treme

Yamaha X-Ride 115 cc 2013, Matik Cross Pertama Indonesia, Harga Rp 14,4 Juta

Jelang Launching Yamaha TTX Atau X Ride 2013, Garuk Tanah Dulu Di Lido, Pakai Trail Dan ATV

Yamaha TTX Atau X-Ride 2013, Ganti Ban Pacul

Idling Stop Sytem (ISS) Honda Vario CBS125 2013, Prosesnya Halus

Yamaha Mio J Teen 2013, Desainnya Makin Populer

 

 

BAGIKAN