nhk

YCR 2014 Palu: QTT YCR1 Orang Ambon Tercepat, Seng Ada Lawan

 

ManiakMotor – Inilah yang dituju Yamaha Cup Race, mencari bibit muda potensial. Makanya YCR sampai ke Palu, Sulteng seperti yang sedang berlangsung 18 – 19 Oktober di sirkuit Pantai Donggala, Kb Donggala, Sulteng. Wah ini mah bukan Palu, tapi memang Donggala. Sabtu saat QTT Bebek 125 Seeded atau YCR1, sudah muncul anak muda yang hitam manis bernama Iskar HU.

Ikhsan yang membalap atas nama Sidrap AHRS Racing Team itu meninggalkan musuh kedua dengan 0.301 detik dari catatannya 48.012 detik. “Ini sirkuit cepat, menentukan jalurnya, juga harus dilakukan di saat motor kencang. Masuk tikungan harus diawali benar-benar out sampai ke bibir trek,” jelas Iskar yang berumur 18 tahun mengaku keturunan Ambon tapi punya KTP Sidrap dan KIS dari Sulsel.

Kalau begitu, nyong punya motor seng ada lawan. Beta tak nyanyi manise, eh salah, nggak ada artinya tuh jangan dibaca! Lanjut…. maksud Iskar dari sambungan kalimatnya, bila masuk tikungan tepat, tenaga motor saat keluar tikungan dengan mudah mencapai peak-nya. Dari omongannya ini pula, bisa dideteksi kecerdasan Ikhsan membalap.

Dilihat dari tim yang membayar Ikhsan, teknologinya nggak kalah dengan tim-tim besar di Sulawesi. Apalagi ada embel-embel AHRS dan Sidrap. AHRS kan ngetop di balap motor Indonesia, bro.

Lalu Sidrap adalah kabupaten di Sulsel yang tak ketinggalan soal balap motornya. Bupatinya rutin mementas pergelaran balap motor berkualitas. Maka munculah si Iskar yang bakatnya bisa diperlihatkan di depan para pengurus YCR. “Tapi ini kan masih QTT. Besok penentuannya,” rendahnya yang mengaku memulai karir balap  2007 di MP6/5. Ia juga menjadi juara region 5 atau Sulawesi di kelas tersebut.

Sebagai gambaran Jupiter Z si Ikhsan disuplai Keihin racikan modifikasi rumah karbu Sudco. Tentu saja aturan untuk 125 pakai diameter 28 mm. Pengapiannya pun punya program 16 step yang menurut Iskar saat QTT dipatok pada tenaga atas, lantaran ia memilih final gir berat. “Soal gir ini saya rada salah. Makanya melorot di QTT,” timpal Nur Alfath, pembala yang satu tim dengan Iskar yang diceritakan di awal tadi pada lain tulisan. 

Selebihnya dari speksifikasi, ya masih kental dengan teknologi Jawa. Seperti kompresi yang 12,2:1 sudah menyesuaikan dengan bahan bakar Pertamax Plus. Termasuk knalpot AHM. Daaaan, teknologi itu mampu dijinakan si Iskar, itu intinya. Rzk

BACA JUGA

Hasil YCR Donggala, Palu, Sulteng, 18 – 18 Oktober 2014

Yamaha Cup Race (YCR) 2014 Palu: Peserta Di Atas 100, Sirkuitnya Speed

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353