nhk

YCR Boyolali 2020: Yamaha Akai Jaya Membawa Herman Bas & Yoga Adi, Penantang Luar Jawa..!

Herman. Sudah latihan duluan

ManiakMotor – Walau tidak diwajibkan untuk ikut di YCR Boyolali, Jawa Tengah pada 29 Februari – 1 Maret besok ini, namun mereka tim tajir, hehe. Maksudnya, tim Yamaha Akai Jaya hadir untuk menantang para pembalap Yamaha di Pulau Jawa. Nah lo…!

Herman Bass

Tuh, tim dari Sulawesi tersebut sudah kelihatan saat latihan ‘suka-suka’ pada Jumat 28 Februari 2020 di Sirkuit Semut Aspal, Boyolali. Pembalapnya wajah lama seperti Herman Bas dan M.Ilham, ada pula yang baru bergabung di tim tersebut Yoga Adi yang tahun lalu bersama pabrikan berbeda.

Menurut kepala mekaniknya, tim ini jauh hari menyetting MX-King dan melakukan riset untuk YCR ronde pertama ini. “Sebenarnya kami sedang riset noken-as dan klep untuk kejurnas di sirkuit ini. Kebetulan sirkuit ini dipakai untuk seri pertama YCR, ya ikut dong,” sebut Yogi dari MBKW2 Yogyakarta. Ooo… baru ingat MBKW2 yang jadi partner teknis Akai Jaya dekat dari sirkuit tersebut.

Berarti riset tersebut pertama kali diuji di balapan benaran. Belum ketahuan kem macam dan klep macam apa yang diriset si Yogi. Yang jelas, untuk menambah kinerja energi mesin untuk bertarung. Kemnya membuka lebih lama dan menutupnya sangat cepat. Ya kan, kem racing kerjanya begitu.

Herman Bas mengaku dua hari ini makin serius mempush kemampuan motor dan dirinya di siekuit sepanjang 1.2 km tersebut, “Mesin semakin baik, terutama karena banyak riset. Ditambah pula knalpot mengikuti karakter kem,” sebut Bas yang nggak bawa gitar. Tahun lalu dia mengaku time-nya 55,6 detik saja sudah sangat maksimal saat ini dia sudah bisa konstan pada kecepatan segitu.

Yoga Adi

Disetujui si mekaniknya, “Saat ini teknologi motor semakin bagus. Contoh, porting saja sudah pakai CNC. Bukan pisau korek lagi. Itu diiringi suku cadang racing yang makin bersaing. Jadi perlu penyesuaian terus yang kami sebut riset,” tambah Yogi yang walau pun jadi mekanik asal tim Sulawesi tapi lidahnya kental dengan logat Jawa.

Sementara, Yoga Adi yang empat tahun tidak geber Yamaha juga mendapat progress,  “Sudah seminggu saya mencari set-up diri sendiri dan motor. Kalau handling memang rangka dan bodi Yamaha nggak ada lawan deh. Hanya mesin sempat kesulitan, korekan MBKW2 putaran atas terus. Padahal di merek sebelumnya kuatnya di putaran bawah, makanya masih kesulitan konstans di catatan 55 detik,” sebut Yoga yang aslinya dari Gunung Kidul dan terus memberi masukan pada mekanik. Raider

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353