nhk

YCR Pangkep 2019: Race YCR1 (Expert) Bebek 150 cc 4T TU, Main Malam Masih Herman Bas

Dua pembalap Akai Jaya langsung memimpin

ManiakMotor – Tentu saja beda main malam dan siang. Kalau lampunya benderang seperti ronde 5 Yamaha Cup Race (YCR) di sirkuit Sobat Pancasila Karaeng Mallombassang,  Pangkep, Sulsel, pembalapnya jadi nyaman. Malah menguntungkan fisik pembalap dan mesin.

Dua pembalap Akai Jaya langsung memimpin

YCR di Pangkep memang diadakan malam (night race), pas malam Minggu tepatnya pada  28 September 2019. Maka race Underbone 150 CC Tune Up Expert atau YCR1 menjadi seru. Pembalapnya pada segar, karena nggak terlalu menguras fisik.

Dua pembalap Yamaha Akai Jaya yang memang sangat profesional terlihat bermain di bawah alam sadar mereka. Artinya semua skill mereka keluar  melahap sirkuit permanen 1 km dengan 10 tikungan tersebut.

Tim Yamaha Akai Jaya merayakan 1-2

“Lampunya memadai. Jadi bisa menyisir line dengan tepat. Kalau malam begini saya bisa lebih cepat, selain mesin aman dan pembalapnya juga tak terlalu terkuras staminanya. Apalagi ini cuma 15 lap, kan biasanya Expert 20 lap ke atas kalau panjang sirkuitnya 1 km,” kata Herman Bas dari Yamaha Akai Jaya tadi. Herman yang sudah 30 tahun itu juaranya, ia disusul kawan setim Iksan Lala alias Fahanisyar Nurjabad dari Sulsel.

Diperkuat oleh oleh mekanik Akai Jaya soal setelan motor Herman dan Iksan. Katanya, keduanya berbeda, karena berlainan karakter, “Walau pun main malam, AFR di sini harus lebih basah. Karena udaranya tipis. Justru panasnya diciptakan oleh mesin itu sendiri. Tapi kalau setelan mesin Herman harus lebih meluncur. Sedang Iksan seperti gaya Marc Marquez, rem dekat motor hampir berhenti, lalu dibuka kasar. Ini kompresi harus lebih tinggi,” papar Yogi, nama si mekanik tersebut.

Penonton membludak

Di posisi ketiga ada uti yang mengatas namakan Hulontalo Lipu’u Lipu Otoliangu’u, hehe itu bahasa Gorontalo. Karena si  Anies dari tim PRS ini mengaku dari Gorontalo yang berumur 27 tahun. “Iya, tadi ada kendala sadiki no, dari depe ban. Eh ban saya kempes, sulit kejar duo pembalap Akai Jaya itu,” kata  Anies yang kecewa namun tetap bersyukur akan hasil yang didapatkan, karena menurutnya balapan malam lebih seru.

MX-King si Anies disetel Asrul dari GDT. Katanya, mesin berani  dikeringin hingga AFR berada di angka 12,5. “Berani hingga segitu karena cuaca dan suhu udara yang adem. Namun gir dibikin agak berat dari 50-13 menjadi 50-14,” tutup Asrul.

Ok deh. Raider

BACA JUGA

Hasil Lengkap Yamaha Cup Race (YCR) Pangkep, Sulsel 27 – 28 September 2018

BAGIKAN