nhk

YSR Sentul 2017: Rekor 1 Menit 49 Detik Ban FDR FR75 Di R15 Richard Taroreh!

Richard Taroreh-1
Richard in action

ManiakMotor – Luar biasa juga ban buatan dalam negeri bisa pecah-pecahin rekor di Sentul Besar atau Sentul International Circuit. Sembari pecahin juga juara di Yamaha Sunday Race (YSR) seri 2 (16/7-2017) lalu. Tepatnya di kelas R15 Pro yang dilakukan YZFR15 dikebut Richard Taroreh (Yamaha Yamalube Jasti Putra NHK FDR 549 Kaboci).

Ini loh bannya

Richard menggunakan ban FDR slick tipe FR75 khusus untuk sport dengan ukuran depan 100/70-17 dan belakang 110/70-17. Kan selama ini yang dikenal hanya untuk bebek dengan ukuran lebih kecil. “Tipe ban ini sudah tahun lalu diadakan. Hanya saja, setiap saat dikembangkan senyawanya dengan aspal. Baru lalu kami menambah beberapa formula sesuai tenaga kelas 150 Pro untuk IRS,” sebut Mas Totok dari bagian teknik PT Surya Ruberindo Industri yang punya FDR.

Hasil itu juga membuktikan performa ban FDR FR75 bisa menyalurkan seluruh tenaga pacuan korekan Achos Lalang tersebut. “Ini tipe ban slick yang amat optimal dalam kondisi kering dengan trek sirkuit permanen. Ban bener-bener makin lengket dengan aspal dalam kondisi suhu aspal yang meningkat,” ujar Achos yang selama libur puasa lalu ‘tertangkap’ setting ban FDR di Sirkuit Gerry Mang, Subang, Jabar.

Bukan saja dibuktikan dalam adu singkat catatan waktu yang dilakukan di kualifikasi. Dikualifikasi itu, Richard mencetak 1:49.670 detik. Rekor yang selama ini sulit diperoleh untuk berlari di bawah 1 menit 50 detik. Baru dengan ban yang baru diriset dengan fokus daya tahan itu, catatan di bawah 1 menit 50 detik terjadi. Dan hanya Richard yang bisa melakukannya.

Juga dibuktikan dengan daya tahan saat lomba dalam 10 lap di Sentul. Dan ketika lomba itu, hanya Richard juga yang sanggup di bawah 1:50 yang tepatnya 1 menit 49.760 detik. “Set up tenaganya optimal, didukung dengan kompon ban yang maksimal,” komentar Richard yang makin dapat ritmenya di sport 150 cc.

Selain, R15 Richard, pacuan Irwan Adriansyah yang juga mengaplikasi FR75 naik podium ketiga. “Teknologinya slick tire dan kompon juga soft jadi daya cengkramnya bagus sekali, namun punya daya tahan sampai finish,” beber rider bernomor start 75 yang ada kaitan dengan tipe ban FDR FR75, lantaran Irwan adalah periset awal ban tersebut, makanya ada angka 75! Ardel

BAGIKAN