Alumni MotoGP, Rossi Kasih Tanggapan! Marc Marquez Takut Saat ‘Disodok’ Pecco Bagnaia di Spanyol?

{"exportType":"image_export","pictureId":"0807AFF1-70B9-486B-A6B9-861B98C3B66E","source_type":"vicut","data":{},"editType":"image_edit","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"client_key":"aw889s25wozf8s7e","source_type":"vicut","capability_name":"retouch_edit_tool","picture_template_id":""}"}

ManiakMotor.com – Rival bebuyutan sang pembalap legendaris, Valentiono Rossi, bak turun menurun pada akhirnya dihadapkan ke murid jagoannya. Sesi balap utama di Jerez (Minggu, 28 April 2024) kemarin memang amat memberi sorotan pada momen sikut-sikutan sengit antara Pecco Bagnaia dan Marc Marquez rebutkan podium teratas. Hingga, pada akhirnya sang anak didik The Doctor, Bagnaia unggul.

Yak betul, sang Juara Dunia dua kali, Bagnaia, ialah lulusan akademi VR46. Kumpulan pembalap krucil didikan Rossi. Maka tak heran, bila The Doctor tak ketinggalan beri komentar mengenai momentum doi dengan Marquez.

“Pecco menganggap Marc sebagai salah satu rivalnya di kejuaraan. Saya mengerti dan telah melihat gimana pendekatannya. Memang, Pecco segera merespons serangannya (Marc). Dan menurut saya ini sangat penting, karena orang seperti Marc cenderung tak kalah agresif terhadap lawan,” ucap Rossi dilansir dari Crash (Rabu, 1 Mei 2024)

“Saat Marc melihatmu sebagai lawan berdarah, atau kamu tidak sekuat itu, dia akan melahapmu lebih banyak lagi. Sementara pada Pecco saya melihat dirinya menyelesaikan tiga lap dengan sempurna hari ini, membuktikan bahwa dia yang terbaik dari semua orang di Ducati,” sambung doi.

Rossi juga ungkapkan pengamatan dirinya terhadap Marquez yang melakukan lebih banyak di penghujung lap, terutama tikungan kiri. Namun, bagi eks pembalap Italia tersebut, taktik Marc perlu dilakukan dengan melintas lebih cepat. Kalau itu tidak dilakukan, ban depan akan menjadi panas dan membengkak.

Kita bisa melihat bagaimana sekilas di akhir-akhir lap, usai Marquez seperti kendurkan gas desmosedicinya, ban dari kuda besi yang doi tunggangi memang terlihat “agak oleng”. Yap, seperti ban habis yang tetap pembalap Spanyol itu paksakan. Bagnaia bagi Rossi memang amat cerdik dalam merespons taktik Marquez.

“Saat Marc melewatinya di Tikungan 9, agak melebar. Pecco kembali memasuki Tikungan 10 dengan entry seperti yang biasa dilakukan Marquez. Di sana, menurut saya, dia langsung membuatnya mengerti bahwa dia (Pecco) ingin menang.” Tutup Rossi di akhir kesempatan wawancaranya.

Kemenangan Bagnaia di Jerez kemarin berhasil membawanya ke posisi ke-2 klasemen, hanya tertinggal 17 poin dari sang rival lainnya yang jadi pemimpin klasemen, Jorge Martin. Sementara itu, Marquez berada di urutan keenam, terpaut 32 poin dari pemimpin klasemen. Hmmm, menarik ya bro!

-XiuXiu-