Angka Limitter RPM Aracer Sampai Segini! Ko Leon Racetech Tahu Bakal Mulai Setting dari Mana! Motor Malah Tambah Ngacir?

Maniakmotor – Regulasi lagi nih, kali ini tentang pembatasan RPM Aracer di Kejurnas Balap Motor 2024. Mumpung ketemu, langsung aja kita obrolin bareng suhunya, kepala mekanik Racetech Performance, Leon Chandra.

Berapa angkanya maksimal RPM sebenarnya sudah bisa ditebak. Pasti gak jauh dari Malaysia Cup Prix, mereka yang dahulu lebih cepat melakukan pembatasan angka RPM ini.

Sebelumnya sama seperti di Indonesia, limitter ECU Aracer ada di angka 15.000an, “sekarang 13.800, jadi kita pasti gak jauh dari angka itu juga. Ya sebenarnya gak jauh beda sih, karena on data biasanya limit mesin itu kita mainin sampai 14.000an,” ujar Leon Chandra yang ditemui di Sirkuit Sentul Karting, 12 Januari 2024.

Ini Motor yang diuji coba Racetech dibawa Nazirul Izzat

Dari sana Leon Chandra juga mulai mengetahui langkah yang akan ditetapkan untuk tahun 2024. Kalau misalkan regulasi ini ditetapkan, tentu yang pertama diubah adalah gir rasio pada transmisi motor.

Logikanya bro sampai dong, kan basic banget yang juga diterapkan di motor harian. Bisa juga bro terapkan sehari-hari bila motor sering terkena limitter.

“Pasti akan kami beratkan untuk perbandingan Gear rasionya. Biar makin gak cepet kena limit RPM, entah di gigi 2-3 dan seterusnya, pasti akan berubah,” ucap Leon menjelaskan.

“Untuk ubahan lainnya saat ini masih belum terpikirkan. Karena ubahan-ubahan mesin itu baru bisa ketemu kalau kita sudah rasakan,” sambungnya.

Lantas bagaimana pandangan Leon Chandra sebagai engine Tuner. Dan menurutnya keputusan ini malah bagus, alias doi setuju-setuju aja.

“Kalau kita melihat di Malaysia, justru keputusan semacam ini berdampak positif untuk perkembangan teknologi dan catatan waktu. Dengan pembatasan itu, malah ada riset yang lebih dalam, dan di Malaysia motor mereka juga tambah kencang,” pungkas Leon.

Itu didukung dengan pernyataan Nazirul Izzat pada kesempatan yang berbeda. Mimin sampai kaget, karena menurutnya motor spek Expert memiliki tenaga yang lebih kecil dari di Malaysia.

Nazirul Izzat, juara umum UB150 ARRC 2023

“Iya mas, makanya gak beda malah lebih kencang motor di sana mas. Saat bawa motor ini saya enggak kaget dengan tenaganya, dan mungkin karena dengan pembatasan angka limitter itu motor di negara kami lebih kencang,” ucap Nazirul.

Wahh mantap ya, memang mencari ilmu itu harus sampai ke ujung dunia, hehe.

MM