Ducati Kudu Ngepur! Nih Peraturan Konsesi di MotoGP 2024: Yamaha dan Honda Boleh Bawa 260 Ban, Update Aero 2 Kali

Launching Livery Yamaha Monster Energy 2023 di Jakarta (Foto: Raider Satria/Maniakmotor.com

Maniakmotor – Sebelum mulai MotoGP 2024 udah jadi ajang perang aturan. Namanya konsesi, dan semua orang sepakat buat ngasih jatah konsesi demi pertunjukan yang makin oke bestie.

MSMA, asosiasi pabrikan, nyepak juga nih. Mereka ngasih KTM sama Aprilia keunggulan, sementara Ducati yang Paling banyak kudu ngepur dan dikasih batasan. Udah banyak proses dan kompromi, akhirnya dapet solusi yang bisa diterima semua pihak.

Poin yang dicetak desainer di musim 2023 jadi dasar hitung-hitungan, lalu diacak jadi empat grup performa baru (A, B, C, dan D). Setiap grup punya batasan dan hak istimewa masing-masing buat musim 2024.

Ducati, juaranya 2023 dengan 700 poin, langsung ditaruh di grup pertama (Peringkat A) dengan imbal hasil 96,15 persen. Sementara KTM dan Aprilia, di grup ketiga (Peringkat C) dengan persentase 51,24 dan 44,78 persen.

Nah, Yamaha sama Honda, yang poinnya gak seberapa, masuk di grup terbawah (Peringkat D) dengan persentase di bawah 35 persen.

Cek aturannya, guys:

Peringkat A (Ducati)

Ban uji: 170

Tes pribadi: buat pembalap tes doang

Jumlah trek tes GP: 3

Wildcard: 0

Mesin per musim: 7 atau 8 (tergantung jumlah GP)

Pengembangan mesin dibekukan

Pembaruan Aero: 1

Peringkat B (Belum ada)

Ban uji: 190

Tes pribadi: buat pembalap uji doang

Jumlah trek uji GP: 3

Wildcard: 3

Mesin per musim: 7 atau 8

Pengembangan mesin dibekukan

Pembaruan Aero: 1Peringkat C (KTM dan Aprilia)

Ban uji: 220

Tes pribadi: buat pembalap uji doang

Jumlah trek uji GP: 3

Wildcard: 6

Mesin per musim: 7 atau 8

Pengembangan mesin dibekukan

Pembaruan Aero: 1

Peringkat D (Yamaha dan Honda)

Ban uji: 260

Tes pribadi: gratis buat semua pembalap kapan aja

Jumlah trek uji GP: unlimited

Wildcard: 6

Mesin per musim: 9 atau 10

Pengembangan mesin gak dibekukan dari awal musim

Pembaruan Aero: 2

Kabarnya, setengah tahunan bakal ada evaluasi ulang. Alias cek ombak dulu apakah konsesi ini emang adil.

Misal ternyata terlalu menguntungkan satu pabrikan, atau malah merugikan, maka akan ada pengubahan grup konsesi bestie. 

Jadi, kita tunggu aja deh, gimana kebijakan selanjutnya bakal ngaruh ke pertarungan MotoGP!

Raider