GDT Racing Berjuang Utak-Atik Mesin! Hadapi Regulasi 14.500 RPM di MRS 2024

Maniakmotor.com – Langkah berani dari Mandalika Racing Series (MRS) 2024. Bagaimana tidak, tidak dan iya, ya pun kudu pakai Ecu teregistrasi di IMI, Aracer Super X dan Limitter 14.500RPM.  Berani buat regulasi juga selalu ada tujuan dan korbannya.

Tujuannya, mekanik lokal mengerti yang namanya teknologi terbaru Aracer Super X. Lagian, balap motor kan arena promosi merek. Lha yang dijual Aracer dari 2024 kan tipe itu, wajar harus mewakili juga di balap motor Indonesia. Apalagi di ARRC juga pakai Ecu itu.

Kebetulan juga hanya Super X yang bisa dipatok alias di ‘lock’ 14.500 RPM. Itu enggak hanya buat Oneprix ya bro. Mandalika Racing Series (MRS) 2024 juga sama. Makanya untuk GDT Racing problemnya juga sama kayak di Sirkuit Kecil.

Disebut problem, karena jokinya Syirat Sauqi kemarin harus puas 2 kali ‘nyaris’ dapat podium di posisi ke-4. Masalah utamanya lagi-lagi ngomong cara mengantarkan tenaga maksimal sebelum 14.500. Tapi jangan sampai kecepetan juga terkena Limitter.

“Makanya kemarin saya masih fokus di Gear box alias rasio. Kemarin sudah diganti tapi tetap kayak ada yang kurang,” tutur Gendut, yang empunya GDT Racing itu, Rabu 6 Maret 2024.

“Soalnya inipun masih sering kena Limitter. Artinya kan mungkin harus diberatin lagi, tapi potensi putaran mesin jadi makin berat. Artinya ya harus ditambah lagi torsinya,” lanjut Gendut.

Torsi makin tinggi ya artinya enggak bisa pakai mesin kayak sekarang bestie. Apalagi Gendut mengaku masih pakai head yang lama.

“Nah itu kita lihat lagi, mungkin dari porting lebih kecil, velocity lebih panjang, atau ya knalpot dibuat lebih besar,” ucapnya.

“Pastinya tahun ini kita riset terus dan belum finis. Masih banyak yang harus ditengok, dan dari seri 1 MRS kemarin ini saya mulai dapat lah gambarannya,” pungkas Gendut dengan logat khasnya.

Okelah, artinya memang sesuai tujuan pembuat regulator. Pastinya dari regulasi ini ilmu mekanik di Indonesia makin tokcer pula.

Gaspoll, RAIDER