Goks! Ini Masa Depan Mesin Bakar, Bobot 15Kg Tapi Tenaga 160HP! Emisi Hampir 0%!

Maniakmotor – Berbagai pabrikan sedang mencari langkah alternatif untuk mesin bakar, dan rata – rata menunjuk mesin elektrik. Mesin yang sudah terbukti ramah lingkungan dan sukses sangat sukses di roda empat. Namun di roda dua, mesin elektrik masih susah untuk digunakan, khususnya karena jarak tempuh yang pendek dan bobot yang luar biasa berat untuk baterai.

Namun disaat yang lain sudah mulai melirik mesin elektrik, berbeda dengan Astron Aerospace. Dimana perusahaan asal Amerika itu berhasil menyempurnakan mesin bakar menjadi membuat mesin bakar ramah lingkungan dengan tenaga yang tetap besar.

Nama mesinnya adalah Omega One, yang memiliki sistem kerja layaknya mesin 4-tak pada motor konvensional. Yang apiknya, mesin ini benar – benar simple, sembari mengontrol emisi dan memanfaatkan turbin melalui udara. Jumlah suku cadang juga sedikit, dan otomatis membuat bobot sangat ringat di angka 15kg saja permesin.

Tapi bukan kaleng – kaleng, tenaga yang dihasilkan mencapai angka 160 horse power! Dimana mesin tetap mencapai efisiensi termal 80%. Mesin akan idle pada 1000rpm, dan batasan rpm di angka 25.000.

Itu semua bisa terwujud dengan teknik kreatif Astron yang memisahkan empat langkah mesin pembakaran internal, menjadi dua langkah terpisah. Dan di antara dua langkah itu ada pra-ruang. Oleh karena itu mesin terdiri dari dua poros utama, yang ditumpuk secara vertikal dan dihubungkan ke roda gigi.

Tampak mesin secara terpisah

Kedua mesin tesebut berputas pada kecepatan yang sama dalam arah yang berlawanan. Lalu empat rotor berputar pada dua poros dalam dua pasang, satu pasang ditumpuk meliputi tahap asupan dan kompresi. Satu pasangan lagi bekerja sebagai pembakaran dan pembuangan. 

Area komperesi dibuat 1/3 lebih besar, yang memungkinkan mesin untuk mengisi daya lebih baik. Katup pembersih mengatur tekanan masuk, yaitu antara 12 dan 22 bar. Sementara di pra-ruang, bahan bakar dimasukkan melalui injektor yang memberikan muatan bertingkat pada rpm rendah atau muatan homogen pada rpm tinggi.

Campuran homogen ini akan bertemu busi pijar untuk membakar campuran bensin tersebut. Nah, setelah campuran bahan bakar terbakar, maka baling – baling atas bawah akan berputar dan mengeluarkan gas dari ruang belakang.

Sistem pembakaran ini dikenal dengan nama “Pembakaran kilat HCCI“, dengan luas permukaan ruang bakar yang lebih kecil dan mengurangi emisi bahan bakar mesin. Emisi bahan bakar bahkan diklaim menghilang hingga sampai 0%.

Walau sesuai nama perusahaannya “Aerospace”, mesin ini belum diklaim akan hadir unutuk motor. Namun mengingat keserbagunaan teori dan ruangnya, serta emisi yang jauh lebih bersih dari Motor 4 tak saat ini. Sepertinya Aerospace boleh tuh ngajuin proposal ke pabrik mesin motor mainstream saat ini.

MM 

BACA JUGA