Hanya Datang di Austria, Marc Marquez Jadi Pengamat! Lebih Dukung Quartararo Ketimbang Bagnaia, Kenapa?

    Maniakmotor – Juara dunia MotoGP 6 kali Marc Marquez berpendapat bahwa Fabio Quartararo adalah pembalap yang berkemungkinan paling tinggi untuk menjuarai klasemen 2022 di antara para rivalnya, meski sang pemimpin klasemen tersebut kini sedang terancam kehilangan pimpinan poin akibat kendala power yang dihadapi Yamaha.

    Ditambah seri berikut MotoGP di sirkuit Red Bull Ring, sirkuit dimana motor dengan merk Ducati sudah memenangi 6 dari 8 balapan MotoGP terakhir yang di gelar pada sirkuit tersebut, kepemimpinan klasemen Quartararopun terancam, apalagi Ducati sedang kuat-kuatnya musim ini dengan menurunkan 8 motor dan pembalap yang semuanya kompetitif dengan Francesco Bagnaia sebagai ujung tombaknya.

    Seperti pada seri Silverstone kemarin (07/08/2022) dimana Quartararo di ekspektasikan untuk dapat bersaing untuk kemenangan meski long lap penalty yang dijalani, tetapi malah keteteran sampai posisi ke-8 akibat masalah top speed yang sangat kurang dan ban belakang yang overheat.

    Namun, meski semua masalah yang sedang dihadapi Quartararo saat ini, Marc Marquez menyebut masih akan menjagokan Fabio Quartararo sebagai pembalap yang akan meraih juara dunia 2022 ini.

    “Sepertinya saat ini Pecco sedang dapat irama yang sangat baik, apalagi akan bermain di Austria, dan kemudian Misano, dua sirkuit yang sangat disukainya oleh karena itu jelas tekanan padanya sangat rendah dan akan bersaing untuk juara,” kata Marc Marquez mengomentari kondisi klasemen saat ini.

    “Sedangkan untuk Fabio dia membutuhkan banyak bantuan dari Yamaha, saya melihat dari luar sirkuit dan dia berkendara sangat kencang, tetapi sulit ketika top speed kalah jauh dari lawan anda. Dia sangat bagus jika sedang berlari sendiri, dan jika mampu memimpin balapan, Quartararo adalah pembalap terbaik saat ini,” tutur Marc Marquez.

    Namun kita semua paham bahwa dalam balapan sangat sulit untuk dapat kabur dan berlari sendiri di depan, apalagi yang menjadi lawan adalah pembalap-pembalap terbaik di dunia yang juga sangat kencang. Oleh karena itu isu power motor Yamaha yang kurang menjadi rintangan terbesar bagi Fabio Quartararo saat ini.

    BONE

    BACA JUGA

    Hasil FP1 MotoGP Austria, Jack Miller Joki Tak Takut Air! Disusul Zarco