Ini Nomor Start Yang Sudah Tidak Boleh Dipakai di MotoGP!

Maniakmotor – Di kejuaraan manapun, seorang pembalap pastinya memiliki nomor start. Bagi yang belum tahu nomor start, biasanya nomor ini terpasang di depan dan atau disamping motor pembalap yang berlomba. Supaya gampang, misalnya Valentino Rossi dengan 46 atau Fabio Quartararo dengan 20-nya.

Nah, nomor start ini biasanya juga mengandung filosofi atau makna – makna ontologinya tersendiri. Namun kali ini maniakmotor.com tidak ingin membahas hal tersebut, malainkan nomor – nomor start yang sudah tidak bisa dipakai lagi di kelas MotoGP.

Dorna memang terkenal untuk menarik atau melarang nomor – nomor tertentu, terutama setelah kejadian yang massive, khususnya kematian. Dan yang pertama adalah nomor 50 milik Jason Dupasquier, setelah kematian tragisnya di Mugello lalu. Dimana nomor 50 ini sudah tidak bisa dipakai di kelas Moto3.

Penghargaan untuk nomor 50 milik Jason

Setelah itu di MotoGP ada nomor start 58, milik Marco Simoncelli yang meninggal dunia di Sepang pada 2011, 10 tahun lalu. Begitupun dengan nomor 69 milik Nicky Hayden, yang juga masih dalam status ‘hingga pemberitahuan lebih lanjut’.

Marco Simoncelli

Masih di kelas MotoGP, ada nomor 74 miliki Daijori Kato yang mengalami kecelakaan fatal di Suzuka tahun 2003, lalu nomor start milik Kevin Schwantz dan Loriz Capirossi yaitu 34 dan 65.

Daijiro Kato

Di kelas Moto2 pun demikian, seperti nomor start 48 milik Shoya Tomizawa yang harus berpulang di Misano pada 2010. Lalu nomor 39 milik Luis Salom di Catalunya pada 2016.

Shoya Tomizawa

Raider

BACA JUGA

Jelang Tes Sepang-Mandalika MotoGP, Bakal Ada Toprak Razgatlioglu?

 

BAGIKAN