Ini Profil Juara Kelas Tertinggi di Yamaha Endurance Challange Seri 1 2022! M.Irfansyah (Ipank)

Maniakmotor – Gelaran Yamaha Enduro Challange seri 1 2022 yang terselenggara di Bukit Hambalang, Jungle Land, Sentul beberapa waktu yang lalu terbagi menjadi 3 kelas.

Adapun pada kelas tertinggi, dibuka kelas yang berjudul ‘advance’. Kelas ini diikuti pembalap-pembalap berpengalaman di bidang enduro alias trabas.

Makanya juaranya juga salah satu pembalap yang sebenarnya sudah biasa ikut kejuaraan nasional (kejurnas) enduro. Panggilannya Ipank, tapi kalau lihat hasil resmi maka akan ketemu M. Irfansyah.

Boleh dipuji dulu performa dari Ipank ini, karena bisa menaklukan kelas advance dengan mudah. Di saat yang sama, joki-joki road race internasional seperti Rey Ratukore atau pun Josua Mbeo kesulitan di medan brutal Hambalang.

Tentu udah nggak diragukan lagi kemahiran ipank mebawa Yamah WR155R menerabas jalur berlumpur yang ekstrem di sana.

Lantas, siapa Ipank yang rupanya sudah sering mengikuti gelaran kejuaraan nasional enduro itu?

Doi adalah rider usia 23 tahun yang berprestasi nasional untuk berbagai hajatan enduro atau adventure.

“Jadi ini kali pertama saya naik motor Yamaha WR 155R. Bahkan persiapannya pun hanya H-1 saja. Selama ini dengan motor Eropa. Yang pasti, WR 155R yang saya pakai masih standar pabrik. Tidak di bore-up walaupun diperbolehkan secara regulasi, “ujar Muhammad Irpansyah yang berasal dari Bandung.

Rupanya di dunia menggaruk tanah, doski juga bukan hanya balap enduro aja. Lebih dari itu bro, makanya skill nya juga enggak sembarangan.

Basicnya grasstrack, alias balap garuk tanah dengan kecepatan yang boleh dikatakan tinggi. Di grasstrack doski juga sering ketemu handicap yang lebih menantang dan butuh kontrol lebih tinggi seperti melewati double, whoops, table top, dan lainnya.

Makanya ngaruh ke teknik membawa enduronya yang paten. Itu dibuktikan sendiri lewat hasilnya juga di seri 1 YEC.

“Saya dulunya balapan grestrek. Itu di tahun 2013-2014. Namun kemudian merasa menikmati balapan ketahanan dan berlanjut hingga saat ini. Event-event enduro di bebragai daerah selalu saya ikuti,” kata Muhammad Irpansyah yang adalah seorang joki bendera tim Ubas Extreme Universal Trabas Community.

“Tentu saja pengalaman di grass track jadi bekal kuat. Dibandingkan grasstrack enduro jadi hal yang lebih mudah,” pungkasnya.

Nah, kalau masih penasaran sama Ipank, video lengkapnya ada di bawah ini:

Raider

BACA JUGA

Setuju Matikan Balap Slip Stream Seperti WSSP300 dan Moto3, Vinales Sebut Hanya Adu Motor ‘Tanpa Bakat’!