Jack Miller Jelaskan Tuduhan Curang Angin Ban: Jika Memimpin Maka Angin Berkurang, Jika Ngekor Sebaliknya! Kenapa?

    Maniakmotor – Pembalap Ducati Lenovo, Jack Miller turut membuka suara terkait tuduhan kecurangan angin ban yang dilakukan Francesco Bagnaia pada seri, Spanyol, Jerez lalu.

    Adapun menurutnya, tekanan angin ban tidak bisa dipatok pada pengecekan awal atau pun akhir.

    Sebab menurut Jack Miller, tekanan angin ban akan berpengaruh sebagaimana seorang pembalap berlomba.

    Hal ini yang sedang dipelajari MSMA (Legislatif  nya MotoGP) yang membuat peraturan-peraturan terkait motor.

    Mereka sedang berupaya untuk menentukan dan mencari cara untuk mengetahui tekanan angin ban yang seutuhnya di saat tekanan itu dapat berubah-ubah.

    Kembali ke omongan dan penjelasan Miller, kira-kira begini gampangnya.

    “Jika seseorang di depan, dia akan memimpin dan ban akan terkena angin segar terus menerus. Ini akan membuat ban dingin, sehingga otomatis tekanan angin ban akan menurun, begitu fisikanya,” tutur Jack Miller sekaligus membela Francesco Bagnaia yang kala itu memang memimpin sepanjang perlombaan dari tikungan awal hingga akhir.

    Sebaliknya, Jack Miller sendiri pernah merasakan ketika ia harus banyak berada di belakang joki lain.

    Menurut Jack Miller, karena angin yang menerpa ban lebih sedikit maka suhu akan memuncak.

    “Di sini akan sangat susah untuk mengendarai motor, terutama jika anda datang dengan tekanan angin ban yang memang sudah ketinggian. Ban akan sekeras batu, dan untuk finis saja menjadi keajaiban,” ucap Jack Miller.

    Adapun dalam hal ini, menurut Jack Miller diperlukan 2 hingga 3 putaran untuk memanaskan tekanan angin yang ada di dalam ban.

    “Nggak akan secepat itu, mungkin 2 atau 3 putaran tekanan angin ban mulai terasa panas. Namun rasanya sangat tidak nyaman, anda akan dengan cepat menyesal berada di belakang pembalap lain,” tutur Jack Miller.

    Sementara kalau memimpin perlombaan, maka tim harus siap memiliki tekanan angin ban yang lebih keras dari biasanya. Pasalnya tekanan angin ban yang dingin awkan mengempiskan ban perlahan-lahan.

    Sehingga kesimpulannya, hal ini juga merupakan pinter-pinteran dari mekanik untuk meyettting tekanan angin ban sedemikian rupa, yang terbaik.

    Yakni, sesuai dengan bagaimana pembalap akan menjalani perlombaan. Perlu prediksi, dan sedikit berjudiRaider

    BACA JUGA

    Ayah Lorenzo Sebut Marc Marquez Makin Tahu Diri: Posisi ke-4 Aja Senangnya Minta Ampun!

    Bukan Angin Ban, Bagnaia Cerita Tentang Rem! Perlu Cakram Cepat Panas di Le Mans