Jelang Tes Sepang MotoGP: Zonk 2 Tahun, Honda Pastikan RC213V Berubah Secara ‘Radikal’!

Takeo Yokoyama, Insinyur Pengembangan Motor dan Direktur Teknis Honda MotoGP

Maniakmotor – Walau ada alasan kepergian Marc Marquez sebagai pembalap yang paling ‘ngerti’ cara bawa RC213V, Honda tidak bisa mengelak saat disebut sebagai yang paling zonk selama 2 tahun terakhir. Salah satu alasannya adalah karena Honda lebih fokus menjadi motor yang berat di bagian belakang, seperi Ducati atau Aprilia.

Sementara tipe motor ‘rear-end’ ini susah untuk cocok dengan seluruh pembalap HRC. Walau sekali – sekali Pol Espargaro atau Nakagmi ada di bagian depan perlombaan, namun kelihatannya mereka lebih banyak mendapatkan zonk-nya alias gagal ketimbang berhasilnya.

Itu juga diperjelas oleh Takeo Yokoyama,  Insinyur pengembangan dan direktur teknis HRC yang menjabat sejak 2013. “Dua tahun ini kami belum bisa menggunakan ban belakang secara efektif dan ini pengen kami ubah. Sudah dua tahun kami memakai metode ini, dan tenang saja, kami mulai mengerti cara menggunakannya,” jelas Yokoyama-san.

Namun ternyata, mereka bukan dengan sengaja mempertahankan metode ini. “Tentu anda tahu dengan pembekuan pabrik karena Covid-19 kan. Kami juga terkena dampaknya, dan oleh karena itu kami tidak bisa mengubah mesin sama sekali. Namun seperti yang telah saya sebutkan, kami lebih mengerti dan tahun 2022 pastinya akan ada perubahan,” tambah Yokoyama-san.

Saat ditanya sebesar apa perubahannya, Yokoyama langsung menjawab dengan spontan. “Pastinya sangat Radikal!”, lanjut Yokoyama, “kami kalah dengan sangat buruk, dan saat hasilnya zonk, maka semakin mudah untuk membuat perubahan radikal. Justru saat anda menang, maka anda tidak tahu apa yang harus dirubah,” tegas Yoyokoyama san dengan nada sangat serius.

Prediksi Tampilan Motor Alex Marquez

Lantas, apakah artinya mesin yang dipakai pada tahun 2020-2021 sengaja dipakai karena Marc Marquez menang pada tahun – tahun sebelumnya?

Yang pasti, Yokoyama hanya menegaskan kembali, bahwa bukan hanya Honda yang merasakan ini. “Ini adalah pertama kalinya semua pabrikan memakai mesin yang benar – benar sama selama dua tahun. Tahun 2022 akan ada perubahan, dan saya yakin akan ada perubahan lebih besar,” tutup Yokoyama-san dengan optimis.

Raider

BACA JUGA