KTM Ajo ‘Hancurkan’ Kejuaraan Moto2 Musim 2021, Tim Lain Masih Trauma!

Maniakmotor – Duel sengit perebutan juara dunia Moto2 tahun 2021 merupakan persaingan antara rekan satu tim, Raul Fernandez dan Remy Gardner yang keduanya berasla dari tim KTM Ajo. Saking sengitnya, sampai – sampai yang lain hanya dapat sisa ‘remah – remah’ memalukan dari pertarungan itu.

Hal ini tidak biasa, terutama di kelas yang seimbang dan ada penyeragaman dalam teknologi seperti Moto2. Membuat tim – tim lain masih kebingungan, dan bahkan terbilang ‘trauma’ akan performa dua pembalap yang seperti tidak ada tandingannya itu.

Bayangkan, dari 18 seri terselenggara balapan MotoGP, kedua pasangan tersebut berhasil mengkoleksi 13 kemenangan. Remy sang pembalap Australia 5 kemenangan, dan Fernandez 8 kemenangan. Keduanya dapat poin diatas 300, dimana Gardner 311 dan Fernandez di angka 307, meninggalkan posisi ke-3, Bezzechi dengan angka 97 poin, wow!

Salah satu yang ngena ke mental adalah Marcel Schrotter dari tim Intact, yang punya pengalaman dari tahun 2012 di kelas tersebut. “Semua orang bertanya – tanya bahkan saya sendiri juga penasaran apa yang terjadi kepada mereka dan bagaimana mereka melakukannya,” tukas Schrotter dengan penasaran.

Marcel Schrotter dan kawan – kawan

Dan ini pastinya membuat pembala – pembalap iri, bahkan sakit hati hingga trauma, termasuk Schrotter yang memiliki bejibun pengalaman di kejuaraan dunia ini. “Karena 1%pun kami tidak tahu apa yang berbeda di mereka. Andai kita tahu sedikit saja, maka kami akan coba untuk meniru juga,” lanjut Schrotter.

Saking kencangnya, dua pembalap tersebut sangatlah susah diikuti bahkan untuk Schrotter, “saat mengikuti mereka rasanya seperti kembali menjadi pemula. Saya teringat saat mengikuti Gardner, baru satu lap dia sudah pergi sekitar setengah detik. Seolah tidak mungkin untuk mengunggulinya,” tambah sang pembalap dari Jerman itu.

Begitupun saat mengikuti Fernandez yang baru satu tahun dikelas ini. “Fernandez melewati saya seolah saya yang pemula. Dan saat – saat itu, saya tidak bisa melihat dengan banyak dimana dia membuat perbedaan,” sesalnya.

Yang pasti, Schrotter hanya mau curhat, bahwa semua pembalap di paddock juga merasakan apa yang ia rasakan. “Setiap musimnya kami memiliki masalah, namun mereka seolah tidak ada apapun, dan hadir di musim ini dengan kedaaan 100% sempurna. Yang pasti selamat untuk mereka, dan ini bisa dijadikan patokan, bahwa di kelas kami ada tim yang bisa membuat perbedaan begitu jauh,” tutup Schortter yang akan lebih fokus di Moto2 musim depan.

Kira – kira apa isi kotak pandora itu?? Raider

BACA JUGA