Layani Lebih dari 5 Tim di 2024, Hawadis Riset Desain Porting Kecil, TB SYS28mm, hingga Noken As Overlap Rendah!

Maniakmotor.com – Regulasi Limitter 14.000an RPM, bakal bikin kecepatan Yamaha Mx King hampir rata. Di sebut hampir, karena dengan spek sebelumnya saja, lebih ditentukan mekanik dan skill pembalap. Apalagi mesin makin terbatas, tinggal pintar-pintar mekanik mainkan porting dan durasi noken-as.

Kebetulan ketemu  Om Hawadis dari HDS Racing yang punya banyak pesanan, tepatnya lebih dari 5 tim di 2024 bro. Makanya gak pakai lama, doi langsung utak-atik dan riset  bagian head cylinder Mx Kingnya itu. Semua berubah, baik kelas Expert dan Novice di Oneprix maupun Expert di Motoprix.

Di kelas OP1 alias Expert Oneprix, menurut Hawadis akan lebih fokus ke Camshaft. Masuk hal pertama yang diubah ada pada Overlap.

Karena mencari Peak power tinggi sebelum 14.000 RPM, pasti butuh durasi buka tutup klep yang lebih cepat. Untuk Om Hawadis, itu bisa dilayani lewat Overlap Noken As.

“Kejar Peak power di RPM lebih rendah, saya sih incar di angka 13.000RPM. Makanya buka tutup klep harus lebih cepat, jadi Overlap dikurangin, walau tetap di angka 3 an baik in dan exnya,” tutur Hawadis yang ditemui di Jakarta Utara, 7 Februari 2024.

Overlapping yang lebih kecil itu buat kabut yang masuk dari klep in, lebih pelan tertarik klep Ex. Otomatis, campuran udara dan bahan bakar di langkah kompresi juga makin besar. Itu pastilah menambah nilai torsi motor.

Tapi itu sedikit saja dimainkan, “karena kita gak ubah apa-apa saat ini untuk Expert OP. Kan cuma beda 1MM TB dan klep kita juga sudah pakai di tahun 2023 lalu,” ujar Hawadis.

Lain kalau urusan kelas Novice OP dan Expert MP. Itu doi ngomong porting dan penggunaan Throttle Body (TB) SYS yang diperkecil.

Ilustrasi porting kecil Mx King

“Kalau pakai TB Standard menurut saya kurang maksimal aja Injektornya. Jadi saya pakai SYS yang aslinya 32mm, lalu lobang-lobangnya diperkecil jadi 28mm,” lanjut Hawadis.

Throttle Body (TB) SYS 32mm dibuat jadi 28mm, dengan daleman hitam berbahan teflon

“Ya pastinya sama juga untuk kelas ini yang incar Peak power rendah. Tapi karena trottle body 28mm, saya juga ubah diameter portingan,” tutur Hawadis.

Portingannya itu masih dirahasiakan untuk ukurannya, maklum bro masih tahap riset. Tapi dijelaskan Hawadis, bisa turun 2mm dari biasanya.

”Dari porting kecil dan tb ukuran standard itu, kita harapkan respon bawah lebih baik. Harusnya ya bisa juga tenaganya menyamai yang lama. Kalau dicari pasti bisa, tapi sekarang yang penting jalan dulu,” pungkas Hawadis.

Ya bro bisa tebak-tebak sendiri, pastinya ngomongin porting ini jauh berbeda dari motor harian. Rumusnya beda bro, makanya kalau mimin juga gak bisa asal sebut angkanya, hehe.

Ngomong-ngomong, tim yang bakal dikawal Om Hawadis juga cukup banyak di tahun 2024 ini. Mulai dari Glamour Racing, Privateer Racing Team, Master Speed, RPS, Imam Juka, Sahabat MP, 54W, hingga tim HDS Racing sendiri.

Tuh Om Hawadis sekalian memamerkan Speed Shopnya yang juga bakal dibuka. Pastinya, tersedia juga part-part yang bisa dipakai harian.

Tunggu tanggal openingnya, nanti silahkan sambangi sendiri ke Bengkel HDS Racing yang ada di Jl. Swatirta No.28, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Mantap! MM