Lebih Nekat Berinovasi di Yamaha M1 2024! Tim Yamaha Mulai Tinggalkan Budaya Jepang yang Takut-takut Berubah?

Tinggalkan budaya Jepang? Ternyata memang pakai SDM Italia

Maniakmotor.com – Itu kata Fabio Quartarsro, yang memang bisa dilihat juga secara kasat mata. Kalau bro simak sesi tes hari pertama di Sepang, 6 Februari 2024 ini pasti setuju.

Pengaruhnya dari personel tim, makanya ubahan-ubahan Yamaha M1 2024 makin agresif.  Beda dari tahun sebelumnya yang enggak pernah buat ubahan signifikan.

Hal ini juga yang buat Fabio Quartararo memantapkan dirinya di posisi ke-3 di hari S pertama sesi Tes Resmi di Sepang 2024. Sementara Alex Rins juga menemukan dirinya dalam posisi yang cukup memuaskan.

Termasuk, top speed tertinggi yang justru dicetak Yamaha M1. Itu juga efek dari lebih banyaknya main tangan insinyur Italia, Massimo Bartolini dan Marco Nicotra.

Perubahan Yamaha M1 2024 makin agresif, Fabio Quartararo Senang?

“Aku bahagia! Mesinnya lebih baik dari 2023 – untungnya! Tapi kami belum menggunakan potensi penuh dari sepeda motor. Saya pikir karakternya masih terlalu agresif, kita belum bisa mendapatkan semua kekuatan. Tetapi kami bekerja hari ini untuk memanfaatkan mesin kami sebaik-baiknya,” ujar juara dunia 2021 itu.

“Ini penting karena  adalah menentukan anda berada di 10 besar atau  5 besar di setiap balapan. Kami sekarang memiliki lebih banyak pilihan, walau belum sempurna,” ujar Quartararo.

Menurut Fabio, Pekerjaan dalam tim sekarang seperti hitam dan putih dibandingkan dengan masa lalu. Menurutnya hal ini bagus.

Apalagi mengingat Yamaha yang bertahun-tahun tak pernah menemukan titik kuncinya. Dengan gaya setting agresif itu, tentu benang merah mulai terhubung.

“Sebelumnya tipikal Yamaha bahwa motor tidak memiliki cengkeraman ketika kondisi cuaca, aspal, atau suhu yang tidak pas. Namun ada perkembangan, dan Alex (Rins) juga memperhatikan hal ini. Setiap kali melewati perbedaan elevasi aspal, kami lebih memiliki sedikit pegangan. Tapi perkembangan ini artinya kami tetap jauh di belakang.”

“Yang jelas, saat ini motor masih terlalu liar. Berbagai sistemasi aerodinamis yang kami coba hari ini, boleh jadi bisa mengurangi hal itu. Kami akan mencoba untuk membuat motor tang lebih kalem,” pungkas Fabio.

Mantap dong, artinya Yamaha justru kayak Ducati jadul. Kebalikannya, Ducati justru jadi Yamaha jadul yang paling gampang dibawa.

Tapi kalau Yamaha bisa dapat Settingan kenyamanan yang pas, pasti musim MotoGP 2024 ini bisa jadi tontonan menarik.

RAIDER