Manajer Tim Pabrikan Ducati Amat Dukung Enea Bastianini untuk Bisa Gaspol Kembali Rebut Gelar Juara di MotoGP 2024!

Maniakmotor.com — Bastianini memang sedang apes-apesnya di MotoGP 2023 lalu akibat cedera yang dialami doi pada seri Catalunya di Bulan September. Di musim kali ini, adalah kesempatan pembalap asal Italia tersebut untuk membuktikan performa doi yang gaspol rebutkan gelar-gelar kejuaraan di Grand Prix.

Davide Tardozzi, sang manajer tim Ducati Lenovo, amat mendukung Bastianini kasih paham ke lawan, kalau doi sudah bangkit dari masa-masa sulit di Tahun 2023. 

“Setelah tahun yang sangat buruk yang dia alami tahun lalu – kesulitan untuk mendapatkan kepercayaan diri dengan motornya, semua cedera, kecelakaan pada balapan pertama di Portimao – itu adalah sesuatu yang sangat berat di pundaknya,” kata Tardozzi dilansir dari Crash pada Sabtu, 17 Februari 2024.

“Dia menjalani balapan yang bagus di sini, menang di Malaysia. Sekarang, dia adalah pembalap yang lain dari dirinya di Tahun 2023. Ya, dia adalah Enea Bastianini yang kita kenal di tahun 2022,” sambung doi lebih lanjut.

Di Tahun 2022, memang Bastianini dengan tim Gresini Ducati telah berhasil periah gelar juara Grand Prix urutan kedua terbanyak setelah Pecco Bagnaia. Hal tersebut lah yang mendorong doi pada akhirnya dikontrak oleh tim pabrikan Ducati. Mantul, mantap betul.

“Saya harus berterima kasih kepada Pecco dan Enea karena mereka bekerja dalam tim bersama para insinyur,” pungkas Tardozzi yang dahulu juga merupakan pembalap Superbike.

“Saya melihat berapa banyak ide yang mereka tukarkan di antara mereka. Mereka berbicara tentang bagian-bagian baru,

“Ada kepercayaan di antara keduanya. Ini membantu para insinyur.” ucap doi lebih jelas.

Diakui manajer tim tersebut, Ducati memang mengalami kesulitan baik di MotoGP 2022 maupun 2023. Namun, lebih lanjut pada musim ini, Tardozzi bilang kalau Gigi dan rekan tim lainnya akan melakukan pekerjaan yang lebih luar biasa mengatasi masalah tersebut. 

Yap, apakah di MotoGP musim ini justru akan semakin mempertegas boldnya dominasi pembalap-pembalap Ducati, apalagi seiring dengan comebacknya Bastianini ke lintasan balap. Tentu, kita lihat saja ya bro!

Diva