Masih Kecepetan Sebut Marc Marquez Bakal Juara Dunia? Sulit Tandingi Lawan Jorge Martin yang Sudah Konsisten dengan Ducati

ManiakMotor.com — Memang, pembalap anyar Ducati Gresini, Marc Marquez sudah gaet podium kedua di Le Mans hari ini (Minggu, 12 Mei 2024). Biar begitu, eks tim Honda Repsol tersebut masih belum lampaui peringkat klasemen MotoGP dari duo bang jago Ducati yakni Jorge Martin (Pramac) di urutan pertama dan Pecco Bagnaia (Lenovo) di belakangnya.

Hooh, Marquez masih ketinggalan jauh 40 point dari Martin, yang juga jadi juara hari ini.

Sejak Marquez pindah ke pabrikan Italia yang disebut sebagai pabrikan termaju di MotoGP belakangan ini, banyak yang prediksi kebangkitan doi untuk sabet Juara Dunia lagi.

Abisnya, Beberapa tahun terakhir di Honda, Marquez memang sedang apes-apesnya. Tentu saja doi rindu pernah Juara 6x, hehe.

Realistis sedikit, Marquez pun masih akui kalau Juara Dunia saat ini masih jauh untuk doi gapai. Mengingat, Martin masih jadi masalah besar baginya. Rival yang susah buat dilampaui, bisa dibilang.

“Marquez mundur dua setengah detik di lap terakhir (Le Mans). Dia mengatakan sulit untuk jadi embalap terbaik di dunia saat ini, jadi dia harus menyusun strategi dan mencari tahu kelemahan sang rival,” ucap sang komentator Michael Laverty di TNT Sports, Maniak Motor kutip dari Crash (Minggu, 12/5-2024).

Runner up MotoGP 2023, Martin memiliki performa yang amat baik, doi memang terlihat sepenuhnya kasih paham di musim ini. Semakin ambis bersaing untuk Juara Dunia sekaligus supaya dilirik tim pabrikan Ducati. Hal tersebut yang jadi ancaman utama bagi Marquez, dan sebenarnya doi sudah diperingatkan sejak awal.

“Serangan sekaligus tekanan dari Martin terus berlanjut. Dia tahu dialah yang terkuat. Itulah pola yang sering dilakukan para juara,” pungkas Liverty.

“Tahun ini dia menyusun stragegi ambisius untuk rebut gelar Juara sejak awal musim, sesuatu yang tidak dia lakukan tahun lalu. Martin akan sulit dikalahkan…,” sambungnya lebih lanjut.

MotoGP 2024 usai 5 putaran, belum sekalipun Marquez menang. Paling mentok ialah podium kedua doi di Jerez kemarin dan Le Mans hari ini. Apalagi tak lupa juga dengan Bagnaia, yang di klasemen doi hanya berbeda 2 poin saja dari Marquez. Bukan tak mungkin kan? Di putaran berikutnya sang Juara Dunia 2 tahun ke belakang tersebut bangkit lagi.

Pun mengingat keduanya sudah amat lebih matang dan khatam tunggangi Desmosedici. Ya, memang juga sih, Marquez tetap saja bisa diacungkan jempol soal bersaing dengan kuda besi yang 1 tahun tertinggal dari Martin maupun Bagnaia. Namun, kalau dibilang fiks pemain lama bangkit lagi rebut Juara Dunia, terlalu cepat bukan?

-Diva-