Maverick Vinales Akui Nafsu di Putaran Terakhir Silverstone! Berikutnya akan Juara

    Maniakmotor – Ketiga pada seri Assen, Kedua pada seri Silverstone, Kemenangan perdana dengan Aprilia lah yang kini dicari-cari oleh Maverick Vinales.

    Vinales berhasil finish kedua terbaik dibelakang Francesco Bagnaia yang mengoleksi kemenangan ke-4nya pada seri Silverstone (07/08/2022) yang lalu.

    Vinales yang menunjukan pace balap kencang pada akhir-akhir balapan, hampir  berhasil merebut juara dari tangan Pecco pada tikungan ke-13 sebelum Pecco berhasil melakukan gerakan counter dan menyalip kembali pada tikungan ke-14.

    Kehabisan grip ban belakang setelah manuver tersebut, Vinales yang tadinya akan mencoba mendapat posisi ke-1 kembali terpaksa harus puas dengan posisi ke-2 setelah melebar 3 kali berturut-turut, pertanda motor sudah tidak mau diajak nikung lantaran grip ban sudah habis.

    “Pada akhir-akhir ban saya habis karena sejak 10 lap yang tersisa saya benar-benar push motor untuk mencetak 1:59, sedangkan lawan-lawan saya masih mencetak 2:00. Mungkin saya terlalu push motor, tetapi strategi tersebut hampir berhasil, dan saya akan mencoba lagi selanjutnya,” kata Vinales.

    Di saat dimana Aleix Espargaro tidak dapat melakukan pace kompetitif akibat cedera, Vinaleslah yang kini menjadi harapan terbaik Aprilia untuk mengamankan kemenangan ke-2 Aprilia pada era MotoGP sekarang.

    “Saya senang dengan posisi ke-2, tetapi saya sudah membidik juara 1 untuk seri berikutnya. Saya percaya saya mampu melakukannya dengan motor Aprilia,” tutur Maverick Vinales yang makin kesini makin klop dengan RS-GP 2022

    Tentu langkah selanjutnya bagi Vinales adalah untuk menang, tetapi penting untuk menjaga ritme dan performa ini untuk seri-seri yang akan datang. Jangan sampai malah kendur ketika penggemar dan penonton sudah mulai berharap seperti pada zamannya di Yamaha dulu.

    BONE

    BACA JUGA

    Prediksi Akhir Musim MotoGP 2022, Aleix Espargaro dan Pecco Bagnaia kalahkan Fabio Quartararo?

    Fabio Quartararo Salahkan Tim di Silverstone! M1 nya ‘Meleyot’ di Akhir Balapan