Mesin Yamaha Lexi 155, Emang Bener ada yang Berubah?

Maniakmotor.com – Banyak yang keponsama pengubahan Yamaha Lexi 155 LX. Karena pada kasus skenario Aerox New kan ada pengubahan pada ukuran klep. Makanya wajar lah banyak yang kepo.

Kebetulan Yamaha Indonesia juga gak ngomong doang. Tapi memang ada pembuktian dari kampanye tentang ubahan mesin Lexi 155nya itu.

Nah, sentuyan itu bro boleh simak di bawah. Pakai bahasa kaku dikit ya, hehe. Maklum sesuai keluaran rilis Yamaha Indonesia. Jadi gak ada yang diubah atau Mimin perbagus kok.

Berikut ubahan Mesin Yamaha Lexi 155:

1. Body Cylinder & Forged

Peningkatan kubikasi mesin pada LEXi LX 155 tentunyamembuat Body Cylinder dan Forged Piston menjadi berubah, khususnya pada ukuran diameter yang kini lebih besar, yaitu 58 x 58,7 (bore x stroke). Dinding Cylinder pun juga turut dibuatsehalus mungkin untuk meminimalisir gesekan dan megurangi“oil loss”.

2. Head Cylinder & Valve

Tidak hanya pada Body Cylinder & Forged Piston saja, perubahan jeroan mesin juga turut menyasar area Head Cylinder yang kini mampu menghasilkan kompresi rasio lebih besar, menjadi 11,6 dari sebelumnya hanya 11,2. Peningkatan inidatang dari ukuran dome capacity yang dibuat menjadi lebihkompak. Selain itu, perubahan Design Head cylinder juga dibarengi dengan perubahan dimensi desain pada diameter kepala Valve yang menajdi lebih besar.

3. Crankshaft & Rotor Assy

Mesin LEXi LX 155 memiliki ukuran Crankshaft yang lebihpendek dari LEXi yang sebelumnya, yaitu 277,8 mm berbanding283,8 mm serta dimensi dan berat Rotor Assy yang lebih ringan, yaitu 1.130 gr berbanding 1.250 gr. Dengan adanya efisiensi darisisi ukuran dan berat pada komponen-komponen tersebut, makaberimbas pada akselerasi motor yang menjadi lebih baik.

4. Camshaft

Bagian Camshaft pada mesin LEXi LX 155 juga turut mendapatsentuhan pembaruan. Jika sebelumnya pin dowel yang berfungsisebagai dudukan sprocket cam chain dibuat terpisah, kinimenjadi satu kesatuan (build in) dengan Camshaft. Efeknyamenjadi lebih rigid sehingga lebih minim gesekan.

5. Hydraulic Tensioner

Salah satu perubahan yang paling signifikan pada mesin Blue Core generasi terbaru yang dipakai oleh LEXi LX 155 ada pada bagian tensioner-nya. Jika pada mesin generasi sebelumnya gate stopper (bantalan untuk menekan rantai keteng) hanya ditekanoleh per dan tuas, kali ini proses penekanan dilakukan deganmengkombinasikan per dan juga oli, atau disebut dengan istilahHydraulic Tensioner. Penggunaan Hydraulic Tensioner, membuat kinerja mesin menjadi lebih minim vibrasi dan suaralebih halus.

6. Jalur Oli Baru

Perubahan signifikan yang terakhir adalah jalur oli baru. Pada mesin Blue Core generasi sebelumnya, jalur oli hanya untukmenyuplai pelumasan di bagian Cylinder Head dan Cylinder Body, namun kini ditambah ke bagian Hydraulic Tensioner. Dengan adanya jalur oli baru ini, maka desain Crankcase menjadi berbeda dengan mesin Blue Core 155cc lainnya.