MotoGP 2024 Bakal Unjuk Jayanya Joki Italia Lagi, Karena VR46?

ManiakMotor.com – Dengan kejuaraan MotoGP dua musim berturut-turut di Tahun 2022 dan 2023 oleh pembalap tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, era emas dari para pembalap asal negara Menara Pisa ini diiming-imingkan comeback. Bila melihat ke belakang, sang legendaris MotoGP asal Tavullia, Italia,  Valentina Rossi berjaya di awal tahun 2000-an, dari 2001 dan berakhir di 2009.

Performa gaspol dari Rossi semakin tergerus seiring dengan dominasi kehadiran para pembalap asal spanyol yang oke-oke. Mulai dari kemunculan The Baby Alien, Marc Marquez bersama Honda Repsol meraih enam gelar Juara Dunia hingga Jorge Lorenzo bersama Yamaha dengan tiga gelar kejuaraannya. Tak luput dari itu, gelar kejuaraan lain yang berhasil diraih oleh pembalap nama baru lainnya seperti Casey Stoner (2011), Joan Mir (2020), dan Fabio Quartararo (2021).

Desmosedici Ducati yang dikendarai oleh Bagnaia berhasil membawanya pada kejuaraan dunia MotoGP pertama di tahun 2022. Selain karena paket motor Ducati yang gacor, skill yang terasah baik juga menjadi salah satu faktor pendorong Bagnaia layak menyabet gelar juara. Lantas apa yang membuat kejuaraan Bagnaia ini layak disebut sebagai titik balik kejayaan para pembalap Italia?

Alessio Salucci selaku Manajer VR46 Riders Academy, mengungkapkan bahwa unjuk giginya para pembalap Italia di Skena MotoGP akhir-akhir ini adalah karena kehadiran akademi balap profesional seperti VR46. Ibaratnya sih bisa dibilang sebagai wadah ya bro, Uccio bilang  VR46 ini semakin menghidupkan iklim balapan yang bagus di negara kelahiran sang pendirinya, Italia. Sebab itulah, kita tak heran dengan pendorong seperti itu, prestasi yang dicapai juga semakin menyala (seperti padi ya bosque).

“Saya sangat senang (dengan hasil yang diraih pebalap Italia di MotoGP), karena ketika kami membangun akademi, pebalap Italia itu akan tumbuh besar. Pebalap kami, juga pebalap-pebalap lainnya di Italia, mendapatkan stimulus dari apa yang kami kerjakan (di VR46 Riders Academy),” ucap sahabat karib dari Valentina Rossi itu.

“Kami membangun akademi untuk para pebalap Italia sekitar 20 tahun lalu. Dan misi kami saat ini terbukti, karena kami sukses memenangkan dua kejuaraan terakhir MotoGP bersama Bagnaia, kami juga meraih posisi ketiga bersama (Marco) Bezzecchi. Saya harap kami bisa terus seperti ini,” sambung doi lebih lanjut.

Akademi yang membawahi pembalap muda Italia ini, didirikan oleh Rossi sejak Tahun 2013. Dari yang sebelumnya terdapat sembilan murid didikan The Doctor, kini di MotoGP 2024 tersisa menjadi empat pembalap, meliputi Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo), Luca Marini (Repsol Honda), Franco Morbidelli (Pramac Racing), serta Marco Bezzecchi (Pertamina Enduro VR46).

Banyak yang “meramal” MotoGP musim ini akan menjadi eranya Marc Marquez yang sudah tidur dari gelar juara sejak Tahun 2019. Kalau menurut Bro Maniak Motor sendiri gimana? Apakah asumsi yang ramai berkembang tersebut nyatanya dapat digeser dengan fakta dominasi prestasi MotoGP yang akan digondol paa pembalap asal Italia didikan Rossi? Hmmm menarik untuk ditunggu & kite lihat aje dah bro!

-Diva-