MotoGP: 21 Seri, Dovisiozo Minta Jatah 3 Test Tambahan!

Maniakmotor – Setelah Keluar dari Ducati, Dovisiozo harus cuti selama hampir dua semester, eh, alias satu tahun. Beruntung doski dipanggil Lin Jarvis dan dapat kursi di tim Yamaha RNF dibawah komando Razlan Razali, yang sebelumnya Yamaha Petronas itu.

Menyesuaikan diri dengan Yamaha M1 setelah 6 tahun bersama Ducati pastinya berbeda banget. Mulai dari karakter mesin, yang kita tahu M1 memiliki karakter ‘seimbang’, sementara Ducati memiliki tenaga kuat. Dan menurut Dovi, ini bahkan mempengaruhi cara membalap hingga pengambilan racing line.

Berhubung musim balap tahun ini ada 21 seri, Dovi yang dalam masa penyesuaian itu senang. “Saya suka ini, karena kami dapat menguji sesuatu lebih banyak. Dan saya juga paham aspek keuntungan untuk komersial MotoGP yang pengen lebih banyak ditonton,” tukas Dovisiozo.

Meskipun begitu tentu Dovi juga paham akan kesulitan dari 21 seri ini, “saya sendiri tidak mau membayangkan capeknya, hehehe. Terutama bagi rombongan tim – tim dan logistik, pasti pekerjaan akan lebih ruwet,” jelas Dovi yang juga mengkhawatirkan kru-krunya.

Namun diluar itu semua, ada satu hal penting lagi yang dipermasalahkan Dovi, “tentu ini bukan keputusan kami, dan kami tidak membuat peraturan. Namun kami tetap memiliki jatah uji coba seperti biasa yaitu dua kali. Kalau saya yang buat peraturan, jatah uji coba saya akan bikin jadi 3 kali, bukan 2 kali,” tutup Dovi dengan kritis kepada motorsport-total.

Yaa, bener sih, semakin banyak seri memang diperlukan semakin banyak uji coba . Namun, ini saja 31 januari sudah dimulai di seri Sepang. Mungkin orang – orang Dorna harus lebih sibuk lagi kalau sampai ada 3 kali, hehe.

Boleh aja sih?!, MM

BACA JUGA

MotoGP: Enggak Ngedown, 21 Seri Biasa Aja Buat Mir, Tapi?

BAGIKAN