MotoGP: Betah di F1, Davide Brivio Ungkap Persamaan F1 Dengan MotoGP!

Maniakmotor – Mantan manajer Suzuki Ecstar, Davido Brivio kini menjabat sebagai direktur di tim Alpine F1. Tim tersebut menggunakan mesin Renault, dengan pengendaranya Fernando Alonso yang merupakan seorang veteran dan Esteban Ocon. Hasilnya musim ini juga lumayan dapat dipuji, dengan Alonso yang terletak di posisi ke-10 disusul Ocon pada posisi ke-11 Kejuaraan dunia.

Dalam melihat musim 2021, tentu Davide Brivio sudah hampir tidak memikirkan tentang motor. Eh, media asing asal Italia, GPone.com dengan tiba – tiba meminta wawancara kepada salah satu dalang dibalik kesuksesan Suzuki itu. “Ada urusan apa nanya ke saya?” sebut Davide bercanda ketika melihat tim media asing tersebut.

Meski sudah benar – benar terjun ke dunia yang berbeda namun ia tetap tidak lupa dengan dunia Motor. “Dan jujur saya senang melihat kalian (tim GPone.com), karena ini kembali mengingatkan saya akan dunia motor. Sesuatu yang benar – benar tidak saya sentuh tahun ini,” tukas seseorang yang sudah puluhan tahun bekerja di olahraga motor itu.

Tentunya, mendengar gambaran F1 dari seseorang yang berkutat lama dengan motor sangatlah menarik didengar. “F1 adalah balapan, dan itu sama seperti MotoGP. Namun bedanya, saya bisa masuk kedalam organisasi yang lebih hebat dibandingkan sebelumnya. Bahkan saya mendapatkan banyak ilmu – ilmu baru,” tukas Davide mengaku tidak pernah bosan belajar.

Yang paling menarik, tentunya apa sih persamaan atau perbedaan dari kedua olahraga ini? “Sejujurnya ada perbedaan, namun juga ada persamaan. Jelas mobil F1 lebih besar, jadi ada dinamika lain yang perlu diperhatikan. F1 juga memiliki banyak sumber daya, dan artinya kita membutuhkan lebih banyak manusia, peralatan, dan teknologi,” jelas pria asal Brianza itu tentang perbedaan MotoGP dan F1.

Namun, bukan berarti ada yang lebih hebat dan ada yang lebih cemen, “Insinyur F1 sama baiknya dengan insinyur MotoGP. Karena keduanya memiliki ketrampilan yang hebat. Dan setelah saya menyelesaikan musim ini, saya justru mendapatkan pengalaman yang baik. Padahal saya memulai musim ini tanpa harapan,” lanjut Brivio tentang persamaan MotoGP dan F1.

Dan untuk saat ini, ia masih betah di F1. “Atau lebih tepatnya, masih belum ingin kembali ke MotoGP terutama untuk tahun 2022. Karena saat ini, saya memiliki banyak proyek untuk F1 2022. Saya tidak bisa melepas tanggung jawab tersebut dengan mudah, dan mungkin saya bisa kembali ke MotoGP setelah saya lebih berkembang disini,” tutup Brivio yang juga tetap memantau perkembangan Suzuki.

Raider

BACA JUGA

MotoGP: Raul Fernandez Klarifikasi Masalah di KTM Ajo, Kurang Tuntunan Aja!

MotoGP: Miller Lihat, Standard Joki MotoGP Berubah Karena Marquez! Harus Jadi Atlit Elit!

MotoGP: Ducati Lihat Bagnaia Mantap, Miller Masih Kurang!

Galang Hendra Siap Turun Di Kelas Apapun Untuk 2022! Kalau WSSP300, Juara Dunia!

BAGIKAN