MotoGP: Dighosting, Dovisiozo Curhat Diusir Secara Halus Dari Ducati!

Maniakmotor – Dovisiozo adalah pembalap paling senior, atau kasarnya paling tua di grid MotoGP pada 2022. Doski memiliki beberapa musim yang sebenarnya baik pada 1 dekade terakhir, terutama dengan tiga kali runner up bersama Ducati dari tahun 2017-2019. Catatan karir terbaik milik Dovisiozo pun adalah bersama Ducati pada 3 tahun tersebut.

Tapi siapa sangka, hanya karena 1 musim agak melempem, dor! pembalap yang masih berada di umur produktif itu tiba – tiba didepak. Dan belakangan, Dovi curhat tentang bagaimana dia dighosting alias dikacangin, tanpa ada jawaban pasti. Itu terjadi di 2020, musim 14 seri dimana Dovi hanya dapat 2 kali posisi podium.

Pembalap dari Formpopoli, Italia itu menceritakan kronologi bagaimana dia dan Ducati bisa putus cinta alias putus kontrak. Layaknya kekasih yang dighosting, “kami putus karena berbagai alasan, tapi saya tidak pernah tahu apa spesifiknya,” tukas Dovi dengan merenung sambil bingung.

Dighosting itu sakit, apa lagi tanpa pernah membicarakan solusi masalah. “Ketika tiba untuk menegosiasikan pembaruan, kami tidak pernah berbicara. Mereka selalu sibuk dan menolak untuk berdiskusi. Bahkan tentang uang pun, sesuatu yang menurut saya tidak terlalu berpengaruh untuk saya,” tambah Dovi dengan galau.

Sehingga jelas, pembaharuan kontrak bahkan negosiasi tidak pernah terjadi dengan Ducati. Akhirnya Dovi memutuskan untuk cuti, sembari melakukan kerjaan sampingannya di Aprilia menjadi tester. Namun ketika mantannya, Yamaha ada callingan, doski langsung mangkat.

Andrea Dovisiozo

Di Yamaha pun, doski menegaskan bukan untuk cuan alias uang, “dalam pembuatan kontrak saya tidak pernah sulit dalam harga. Saya hanya ingin menjalankan persyaratan saya. Di Yamaha saat ini, mereka hanya ingin seorang pembalap berpengalaman, mungkin untuk menggantikan Rossi? Saya hanya bisa bersyukur,” tutup Dovisiozo yang senang bisa kembali dan membuktikan dirinya masih bisa layak.

Tahun lalu doski langsung dapat 4 posisi poin, dari 5 seri yang diikutinya dengan Yamaha Petronas. Tahun ini di Yamaha RNF, tentu ia harus membuktikan lebih baik bila tetap ingin berada di MotoGP.

MM

BACA JUGA

WSSP: Anak Buah Rossi, Stefano Manzi Resmi Bergabung Dengan Triumph Dynavolt!