MotoGP: Ducati Akan Menentukan Siapa Pembalap “Pemimpin” Tim di Austria!

Maniakmotor – Jika brosis melihat klasemen sementara awal paruh musim 2021 ini. Brosis temukan bahwa Zarco berada 34 poin di belakang Quartararo, Bagnaia 47 dan Mir ketinggalan 55 poin. Tiga pembalap yang berada di 4 besar klasemen sementara, namun belum pernah menemukan dirinya sebagai pemenang seri.

Sementara itu, Miller yang juga pembalap Ducati pabrikan lainnya tertinggal 1 poin di belakang Mir. Meskipun tertinggal 56 poin di belakang Quartararo, namun Miller satu-satunya pembalap Ducati yang pernah berdiri di podium pertama sebanyak dua kali.

Balik ke laptop atau kali ini sirkuit Red Bull Ring, sirkuit yang memiliki desain sangat bersahabat dengan Ducati dan KTM. Sementara kurang begitu bershabat dengan Yamaha, walau mereka bisa mendapatkan podium lewat Quartararo pada tahun 2019.

Yang artinya, dua seri berturut-turut itu bisa menjadi penderitaan untuk Yamaha dan Quartararo. Dan disaat yang bersamaan, menjadi kesempatan besar untuk motor-motor merah tersebut tidak kelewatan kesempatan mendapatkan gelar juara dunia.

Di dalam seri ini, pabrikan asal Italia itu memiliki tiga pembalap (Pecco, Jack dan Johann) yang pastinya bisa menempati posisi podium. Bahkan mereka juga bisa memonopoli posisi podium guna merubah posisi klasemen sementara saat ini. Atau bahkan benar-benar sebaliknya, dimana persaingan dalam tim ‘merah’ itu makin menjadi-jadi mengingat mereka semua punya kesempatan yang sama.

Dalam hal ini, ‘musuh’ atau rival Ducati tidak hanya dari luar tim. Namun, juga ada didalam Ducati itu sendiri, untuk melihat siapa ‘pemimpin’ dari merek motor Italia itu.

Di atas kertas, itu bisa menjadi siapa saja. Misalnya Bagnaia yang secara konstan berkembang, dan bila kita menghiraukan kesalahannya di Mugello, ia sangat baik bahkan dalam sirkuit yang tidak terlalu berpihak dan kadang meyulitkan motor Desmosedici.

Miller merupakan satu-satunya pembalap Ducati yang bisa mendapatkan kemenangan. Namun pembalap asal Australia itu masih kesulitan untuk menemukan konsistensi, sesuatu yang merupakan kelebihan Zarco. Bahkan sang pemuda asal Perancis itu memiliki poin terbanyak diantara pembalap Ducati lainnya.

Dalam beberapa minggu ini kita akan temuka siapa pemburu merah yang dapat menaklukan burung Haring biru yang sangat gesit pada awal paruh musim kemarin. Namun berasumsi bahwa Ducati bisa memiliki keunggulan yang hebat, bisa saja salah seperti yang telah kita pelajari di seri Qatar kemarin, hanya sirkuit yang dapat menjawab pertanyaan tersebut.

Raider

BAGIKAN