nhk

MotoGP: Gaya Quartararo Lebih Mirip Marc Marquez, Ketimbang Lorenzo!

Maniakmotor – Fabio Quartararo akan memulai musim 2021 ‘part 2’ pada Styrian GP nanti dengan keunggulan 34 poin di depan Zarco dan 44 poin di depan Bagnaia. Meskipun masih bisa berubah, karena sama halnya ketika melihat performanya di tahun 2020 yang tidak stabil. Namun Chief Engineer alias kepala mekanik Quartararo yang bernama Diego Gubellini menyangkal hal tersebut. Karena menurutnya, pada tahun 2020 performa Quartararo tidak stabil bukan karena mental, tapi karena hal teknis.

Dan masalah teknis tersebut pastinya akan lebih jarang muncul ketika bersama tim pabrikan, yang lebih memiliki pengalaman dan suku cadang komplit dalam mempersiapkan motor. “Untuk masalah tersebut kami lebih memilih menggunakan settingan motor yang hampir identik pada setiap lintasan. Karena pada tahun 2020 lalu, Fabio bisa sangat cepat di satu trek, dan tiba-tiba mengalami penurunan drastis di trek lainnya.” Sebut Diego dengan percaya kepada Fabio.

Selanjutnya Diego yang punya banyak pengalaman di Yamaha itu, menekankan bahwa Lorenzo dan Quartararo sebenarnya cukup berebeda dalam membalap. “Memang ada kesamaan, di mana mereka berdua sama-sama memiliki kecepatan yang tinggi di tikungan. Akan tetapi Lorenzo lebih sering menggerakkan badan kekanan atau kekiri. Sementara itu Fabio cenderung kedepan dan kebelakang saat di atas motor,”Papar Diego menjelaskan hal yang ia perhatikan itu.

Sehingga Quartararo cenderung sangat kuat dalam hal pengereman. Sama halnya dengan Marc Marquez dan pembalap-pembalap muda lainnya yang juga cenderung menggerakkan badan ke depan atau ke belakang. “Hal terbaiknya Quartararo kuat dalam keduanya. Ia sangat telat dalam mengerem motornya, dan sangat cepat saat berada di tikungan.” Tambah Diego membanggakan pembalapnya itu.

Makanya untuk saat ini, Yamaha lebih memilih menggunakan settingan yang relatif hampir sama tadi dalam setiap Sirkuit. “Sehingga pengendara lebih memperoleh kepercayaan diri. Kami mencoba bekerja di berbagai bidang seperti penyetelan elektronik. Kuncinya juga bekerja dengan tepat bersama Michelin. Memang untuk set up tahun ini berbeda dengan kami di masa lalu. Tapi begitulah, kami selalu mencocokan diri dan terbuka dengan perubahan.” Tutup Diego dengan tersenyum bangga.

Sayangnya, cara mensetting ini seperti tidak terlalu cocok untuk Vinales.

Raider


Warning: A non-numeric value encountered in /home/customer/www/maniakmotor.com/public_html/wp-content/themes/Newspaper/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353