MotoGP Jadi 18+, Pedro Acosta Jadi Remaja U-17 Pemenang Kejuaraan Dunia Terakhir?

Maniakmotor – Pedro Acosta adalah remaja yang benar – benar spektakuler dan merupakan 1 diantara 10000 pembalap lainnya atau bahkan lebih. Dia masuk ke Moto3 di usianya yang ke-16 tahun. Dateng – dateng, langsung cetak 4 kali podium berturut – turut dan bahkan dapat 95 poin pula. Sejak balap sepeda motor ini ada di tahun 1949, kejadian ini yang pertama kali!

Dari awal musim, doski juga langsung memimpin klasemen kejuaraan dunia dengan keunggulan 51 poin. Dan itu dia dapat dengan cara yang spektakuler pula, mulai kemenangan di Doha, Portimao dan Jerez.

Sebagai remaja berumur 16 tahun saat itu, ia juga menjadi remaja ketiga yang bisa mencetak 4 kemenangan berturut – turut. Menyusul pendahulunya, Marco Melandari (3 kemenangan 16 tahun), dan Maverick Vinales (4 kemenangan).

Tidak hanya itu, di usia 16 tahun 342 hari ia juga menjadi pembalap termuda dengan tiga kemenangan berturut – turut, menggantikan Melandri. Dimana, Melandri mencapai tiga kemenangan berturut – turut di usianya yang ke-17 tahun 29 hari pada tahun 1999 di kelas 125cc.

Yang akhirnya, Pedro Acosta menjadi juara dunia kedua di usianya yang ke-17 tahun 166 hari. Hanya Loris Capirossi, juara dunia pemula termuda yang satu hari lebih muda dibandigkan Pedro Acosta.

Meskipun begitu, mulai tahun 2023 mendatang akan ada peraturan yang membuat minimal usia di angka 17 tahun saat masuk ke kelas Moto3, bahkan untuk pemenang Red Bull Rookie cup atau CEV Repsol. Kecuali ada juara dunia muda yang masuk dari usia 16 tahun lainnya di tahun 2022 mendatang, maka Pedro Acosta akan jadi pemula dengan juara dunia termuda terakhir yang pernah ikut di olahraga motor ini.

BONE

BACA JUGA