nhk

MotoGP: Jarvis Sebut 2021 Musim Yang ‘Aneh’, Lebih Optimis Dengan Line Up 2022!

Lin Jarvis di Indonesia (2019), foto diambil Maniakmotor yang hadir pada launching tim Yamaha Monster Energy itu.

Maniakmotor – Untuk Yamaha, 2021 sama seperti musim yang mirip roller-coaster. Kadang naik, namun ada menurunnya juga yang bahkan curam dan salto – salto, hehe. Mulai dari kemenangan seri pertama lewat Vinales, cedera Morbidelli, kepergian Vinales hingga akhirnya juara dunia lewat Quartararo, semuanya agak aneh.

Begitu yang dikatakan Lin Jarvis ketika diminta komentar terkait musim 2021 yang ia telah lewati. Pasalnya line-up pembalap 2021 yang ia rencanakan, diprediksi akan berjalan dengan baik – baik saja, terutama untuk Vinales yang menjadi seorang senior di tim Yamaha Factory.

Ternyata malah kebalikannya, “sesuatu terjadi dan ternyata semakin besar untuk dirinya (Vinales). Kamu bisa katakan motor kami ‘biasa aja’, apalagi setelah kemenangan pada seri pembuka, lalu posisi 1-2 di Assen. Namun begitulah hal yang tidak terduga, kami bersyukur bisa mengendalikan situasi Vinales dengan cara yang terbaik,” syukur Lin Jarvis dengan tersenyum.

Vinales Austria 2021

Sementara untuk Morbidelli juga ada sedikit mengecewakan untuk Yamaha. “Kami bisa mengerti apa yang dirasakan Morbidelli, terutama ketika menginginkan spek motor yang lebih tinggi. Pasalnya seluruh motor di semua pabrikan MotoGP mengalami peningkatakan kualitas, ini membuat Franco lebih susah dengan motor yang lebih tua dua tahun itu,” jelas Jarvis menjelaskan apa yang terjadi buat Franco.

Lalu Morbidelli menjalani operasi lutut dan segera naik ke atas motor pabrikan saat Vinales pergi. “Namun tetap saja, tidak semudah membalikkan tangan,” lanjut Jarvis yang akhirnya turut mengomentari guru Morbidelli, Valentino Rossi yang pensiun.

Jarvis sendiri sebenarnya ingin meliihat Vale melakukan yang terbaik. “Sama seperti janjinya, ia (Rossi) ingin melihat dirinya di 2021, apakah masih sanggup atau tidak. Namun, saya yakin dia sendiri berkata bahwa musim 2021 sangat mengecewakan. Dan itulah yang membuat ia lepas dari kami, bahkan dari MotoGP,” tegas Jarvis.

Kendati banyaknya keanehan yang terjadi dan tidak begitu sesuai ekspetasi, mereka dapat gelar juara dunia. “Dan ini menghilangkan stigma – stigma bahwa kami tidak sanggup untuk berada di kejuaraan ini, alias membuktikan kekuatan kami yang seseungguhnya,” tukas Jarvis dengan positif.

Jarvis hanya berharap, semoga 2022 tidak menjadi seaneh 2021. “Tahun ini kami memliki line-up pembalap yang bagus dan memiliki prospek baik. Tentu untuk Morbidelli dan Quartararo sudah tidak perlu ditanyakan. Namun ada Dovi dan Binder. Dovi sendiri adalah pembalap yang dalam beberapa tahun terakhir dapat runner-up kejuaraan dunia, dia juga mengerti sejarah kami dengan baik dan pasti dia akan menjadi salah satu pemimpin pengembangan M1,” tutup Jarvis dengan antusias.

Dovisiozo dengan tim barunya, Yamaha RNF 2022

Dovi akan naik M1 spek 2022, sementara Binder akan menggunakan 2021 lalu.

Mantap! MM

BACA JUGA

MotoGP: Walau Hanya Launching Tim, Marc Tetap Tidak Akan Datang Pada Jumat Depan!