MotoGP: Petrucci Anggap Dakar Seperti MotoGP, Bedanya 10 Hari!

Maniakmotor – Bila ada tanggal yang ditunggu Danilo Petrucci, itu akan menjadi, Senin 27 Desember mendatang. Hari itu, pembalap Italia asal Terni itu, bakal berangkat ke Arab. Memulai debutnya sebagai pembalap dakar profesional bersama KTM.

Sebelum berangkat ke gurun pasir di Arab dan melakukan debutnya. Petrucci juga ingin mendedikasikan sedikit waktu untuk berbagi cerita dengan penggemarnya di Italia. Langkah besar untuk memulai advanture alias petualangannya di negeri yang ‘jauh’ dari rumah itu, kwkw. 

Petrucci yang akan menjadi Indiana Jones itu, mengaku sedikit tegang.”Namun ketegangan ini adalah ketegangan yang positif. Bakal ada sesuatu yang baru, yang belum pernah saya coba sebelumnya. Siapapun pasti akan tegang, di kali pertama ia bertemu sesuatu,” tukas Petrucci sembari menghabiskan waktu natalnya di rumah.

Danilo yang sudah pernah menguji coba dakar itu, juga memberikan sedikit komentar terkait olahraga barunya. “Dakar itu, ibaratkan MotoGP, hanya saja dalam sepuluh hari. Tidak ada pemberhentian, masuk ke paddock dan menginap di hotel sebentar. Setiap detiknya adalah perjalanan, dan pertualangan,” jelas Petrucci yang antusias dengan balap barunya.

Tidak hanya pengalaman dan sesi, namun sirkuit sendiri juga berbeda 180 derajat, bahkan tidak bisa disamakan. “Diolahraga motor kebanyakan, misalnya MotoGP atau WSBK, kita mempelajari sirkuit lalu mengeksekusi strategi. Pada Dakar, kami berlomba di gurun pasir yang bisa berubah setiap detiknya. Kami juga harus siap terhadap perubahan – perubahan yang ada,” tambah Petrucci semakin seru.

Meskipun ia berbicara banyak tentang Dakar dengan sangat antusias, ternyata ada rencana lain untuk Petrucci, “ya saya sudah menerima proposal Motoamerica dengan tim Ducati nanti. Kejuaraan itu juga menjamin saya untuk tinggal di Philadelphia, AS. Sejauh ini itu aja yang saya tahu, dan kesepakatan ini sangat menarik,” sebut Petrucci yang terbuka dengan proposal itu.

Kembali ke Dakar, banyak hal yang bisa terjadi seperti telah dijelaskan sebelumnya. “Satu hal yang sangat pantang dilakukan, adalah membuat kesalahan fatal. Bila motor rusak, bisa – bisa balapan jadi hancur. Tidak seperti MotoGP ketika jatuh di sesi latihan, dan kembali dengan mulus di sesi berikutnya. Bila motor rusak parah, kami akan kehilangan banyak sekali waktu di perjalanan,” sebut Petrucci dengan prihatin.

Itu adalah skenario terburuknya, “dan yang saya harap adalah bisa kembali ke rumah dengan selamat tanpa kekurangan apapun,” tutup Petrucci dengan tersenyum, yang juga menyampaikan selamat natal.

Raider

BACA JUGA

Yamaha Endurance: Cetak Toprak Razgatlioglu atau Thomas Luthi, Begini Perbedaan Balap di Eropa dan Indonesia Menurut Minoru Morimoto!

MotoGP: Pindah Ke KTM, Guidotti Beberkan Kelemahan Zarco!

WSBK: Tes Jerez Selesai, Kelingking Lecuona Patah! Efek Pakai Showa??

MotoGP: Valentino Rossi Tidak Benar-Benar Berhenti! Akan Hadir Dalam Beberapa Balapan!