MotoGP: Remy Gardner Belum Rasakan Tenaga MotoGP RC-16nya! Terbiasa Ngepot Bawa Motocross!

Remy Gardner, juara dunia Moto2 2021

Maniakmotor – Banyak penganalisis MotoGP yang menyebut bahwa motor besar lebih cocok dengan gara bawa juara dunia Moto2, Remy Gardner. Opini itu enggak hanya berasal dari fakta bahwa ayahnya Wayne adalah jawara dunia 500CC di tahun 87, namun juga dari performanya yang kian meningkat.

Ceritanya harus kembali melihat kebelakang, saat ia membawa Moto3 Mahindra yang benar – benar kurang tenaga itu, yang hanya bisa ke-10 pada 2015. Tahun berikutnya Ia pindah ke CEV Repsol Moto2 dan langsung membawa motor layaknya berada di rumah, bahkan doski boleh bawa kemenangan satu kali di tahun pertamanya itu.

Tahun 2017 ia langsung di rekrut kedalam Tech3, dengan posisi terbaik di angka ke-5. Sayang ia harus kecelakaan, dan akhirnya pergi dari tim Perancis itu. Gardner kembali hadir di Moto2 pada tahun 2019 dengan tim Malaysia SAG dan langsung bisa mengambil podium pada seri keduanya di tim tersebut, termasuk juara pertama di tahun 2020.

Musim yang benar – benar cerah datang ketika ia masuk KTM Ajo di tahun 2021. “Dan saya harap kami bisa terus melanjutkan perjalanan ini!” Senyum Gardner ketika ia ditanyakan alasannya lebih menyukai motor ‘besar’.

Nyatanya Gardner adalah pembalap Motocross, “Saya lahir di sirkuit tanah, hehe. Sejak kecil saya selalu ngepot – ngepot dengan motor garuk tanah, dan terbiasa dengan ban belakang yang spin. Casey (Stoner), ayah saya, dan orang – orang Australia di MotoGP, rata – rata datang dari sirkuit ini.” Jelas Remy yang orang tulen Australia itu.

“Sehingga tentu saja ini membantu saya, terutama dengan Triumph yang menuntut gaya membawa kuat. Meski Triumph memang merupakan motor ‘besar’. MotoGP beda cerita, itumah udah ‘Luar biasah’.” Tukas dirinya menceritakan pengalaman dengan RC16nya itu.

Meskipun begitu, menurutnya MotoGP kebanyakan elektronik. “Elektronik banyak memotong tenaga motor. Saya justru lebih suka bila ban bergeser dan mengepot. Karena saya memang lebih suka untuk membelokkan motor dengan ban belakang.” Tambah Gardner dengan pede.

Dengan tinggi badan 1.78meter dan berat badan 72Kg, Gardner akan menjadi salah satu pembalap terbesar di grid MotoGP tahun depan, dengan perbandingan langsung Danilo Petrucci, pembalap terbesar 2021 dengan berat badan 80KG dan tinggi badan 1.81 meter.

Sementara kemarin, untuk Fernandez, rekan setimnya itu, menemukan masalah pada MotoGP yang sangat meminta fisik. Sedangkan Gardner masih berkutat dengan cedera tulang rusuknya yang patah di Portimao.

Raider