MotoGP: Remy Gardner Sikit Slek Dengan KTM, Minta TC Dimatikan, Malah Dinyalain!!!

Maniakmotor – Remy Gardner berbicara tentang hari – hari awalnya di KTM Tech3 sebelum berangkat ke Malaysia. Dimana doski sudah melakukan debut dengan RC-16 di Jerez pada akhir 2021 lalu bersama Tech3. Kendati masih terkendala sakit tulang rusuk, tapi kurang lebih doski bisa merasakan perbedaan MotoGP dengan Moto2.

Untuk seorang Remy Gardner yang gemar main Motocross dan ngepot – ngepot, bahkan tenaga MotoGP membuatnya kaget. “Benar – benar brilian, setiap kali anda membuka gas, akselerasi terasa sampai ke tulang, haha. Mungkin ini bisa dikurangi dengan elektronik, tapi jujur aja, anda perlu memahami betul bagaimana menyetting alat ini (elektronik),” tukas Remy Gardner dengan antusias.

Saking canggihnya, untuk Remy sendiri elektronik menjadi masalah yang agak ribet. “Bagi saya, ada terlalu banyak elektronik. Tentu saja ini lebih canggih dari Moto2, namun kadang seolah membatasi apa yang saya ingin dapatkan. Saya minta TC (Kontrol Traksi) motor dimatikan sepenuhnya, tapi mereka (KTM) tidak menginginkan itu,” jelas Remy Gardner dengan sedikit kecewa.

Dan oleh karena itu, Remy Gardner ingin lebih giat dalam mempelajari fitur elektronik RC-16nya. “Butuh strategi dalam mengatur fitur ini, dan itu adalah masalah yang sangat pribadi. Bagaimana anda ingin menggunakan kekuatan motor, kapan anda ingin menggunakannya, dan sekuat apa elektronik ini anda ingin gunakan. Kalau saya jujur aja, enggak pengen pakai sama sekali, wkkw. Tapi ya enggak boleh,” lanjut Remy Gardner dengan tersenyum.

Remy Gardnerr sendiri baru saja mengalami kecelakaan yang menyebabkan pergelangan tangannya patah. Namun Herve Poncharal telah membukakan jalan untuk Remy agar bisa hadir di Sepang. Alias lengannya sudah mulai mulai mendingan, dan mungkin untuk saat ini bukan ide bagus bila mematikan TC, hehe.

MM 

BACA JUGA

WSSP: Pembalap Turki, Can Oncu Dijagokan Kawasaki Untuk Gelar Juara Dunia!

MotoGP: Cie, Ternyata Aleix Espargaro Ngefans Sama Dovisiozo!