Pasca MotoGP Austria: Brad Binder Percaya Motor KTM RC16 Selalu Bisa Juara! Kritis Pada Diri Sendiri!

Maniakmotor – Bagian akhir perlombaan pada GP Austria-2 kemarin tetap tidak bisa dilupakan, dan memang layak dan benar untuk dijadikan salah satu akhir perlombaan terseru dalam sejarah MotoGP. Ternyata Binder sendiri juga deg-degan, terutama saat lap terakhir.

Binder dapat pada lap board dari timnya, yang memberi tahu ada pembalap 10 detik dibelakang doski. Untungnya itu hanya Aleix Espargaro yang juga memakai ban slick. Seperti yang kita ketahui pada rombongan Rossi, mereka terkejar pembalap-pembalap yang memakai ban basah hanya tiga tikungan sebelum garis finish.

“Saya melihat pada lap board, dan disitu tertulis ada pembalap dibelakang saya dengan jarak 10 detik atau kurang. Kalau ia memakai ban basah, saya yakin sudah terkejar. Namun kalau memakai ban slick, saya masih memiliki kesempatan untuk juara.” Jelas Binder menceritakan isi hatinya di dalam helm.

Itulah yang sangat dikhawatirkan Binder sampai membuatnya jantungan. Untungnya Binder sempat membuat jarak 30 detik dengan pembalap-pembalap yang memasuki pit. Memberikan perolehan kemenangan pertamanya tahun ini.

Ilustrasi Brad Binder saat memakai ban slick di balapan.

“Saat itu saya benar-benar gelagapan, yang penting motor saya bisa berhenti dan bisa menikung tanpa terjatuh.” Tambah Binder dengan tertawa.

Pada lap terakhir, Brad Binder bahkan sempat merasa sudah tidak bisa mencapai garis finish. “Pada tikungan ketiga saya hampir tidak bisa berhenti di genangan air itu. Untungnya rem belakang saya bekerja dengan baik, dan saya masih bisa membelok.” Sambil menceritakan dengan muka ketakukan ketika ia menekan remnya.

Brad juga sedikit membocorkan trik pada sirkuit yang sangat basah itu dengan ban Slick. “Terutama pada tikungan panjang, badan kita tidak bisa berpindah di sisi depan atau belakang layaknya pada situasi normal. Posisi badan kita harus tetap sama seperti di track lurus, mencegah ban slip dan membuat tergelincir.” Tukas Binder yang terlihat sudah bergoyang-goyang berkali-kali di atas motornya itu.

Namun kemenganan ini merupakan kemenangan yang ia rasa selalu memungkinkan, “terutama ketika saya melihat Oliveira bisa melakukannya dengan motor ini. Membuat saya berpikir bahwa yang perlu diperbaiki dan dikembangkan lebih keras adalah diri saya sendiri.” Jelas sang mantan juara dunia di kelas Moto3 itu.

Brad Binder juga sangat bersyukur memiliki rekan tim yang kompetitif layaknya Miguel Oliveira. “Saya sangat senang memiliki teman yang sangat cepat dan memiliki semangat yang tinggi. Itu membuat saya selalu berada di ujung kaki saya dan selalu memberikan yang terbaik.” Tutup Brad Binder yang optimis dan tidak sabar untuk gaspol di seri-seri berikutnya.

Raider

 

BAGIKAN